nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inflasi 2019 Terkendali, Menko Airlangga: Tren Realisasi Terjaga

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 20:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 13 20 2168110 inflasi-2019-terkendali-menko-airlangga-tren-realisasi-terjaga-QENpbcZFuJ.jpg Airlangga Hartarto (Foto: Okezone/Heru)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi langkah pemerintah pusat dan daerah, serta Bank Indonesia (BI) melalui Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dalam menjaga tingkat inflasi sepanjang 2019. Tahun lalu inflasi terkendali di 2,72% (year on year/yoy) atau tetap berada di kisaran sasaran 3,5±1%.

“Pencapaian ini merupakan (yang) terendah selama dua dekade terakhir, dan (sekaligus) melanjutkan tren terjaganya realisasi inflasi pada kisaran sasaran selama lima tahun terakhir,” ujar Airlangga dalam high level meeting TPIP di kantornya, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

 Baca juga:  Target Inflasi Harga Pangan Ditetapkan 3%-5% pada 2020

Menurutnya, keberhasilan menjaga inflasi 2019 di dorong dengan penurunan inflasi inti 3,02% yoy dan minimnya inflasi harga yang diatur pemerintah atau administered prices 0,51% yoy. Meski inflasi harga pangan bergejolak atau volatite food meningkat 4,30% yoy, namun masih terjaga di bawah 5% sesuai kesepakatan TPIP 2019.

Airlangga bilang, inflasi yang terkendali dalam sasaran itu, dipengaruhi oleh semakin terjangkaunya ekspektasi inflasi dan terjaganya kestabilan nilai tukar. Ini semua merupakan hasil penguatan koordinasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.

 Baca juga: Cara Strategis Pemerintah dan BI Kendalikan Inflasi

Pembangunan infrastruktur pun terus dioptimalkan sehingga berdampak positif dalam perbaikan konektivitas dan kelancaran distribusi barang dan jasa. Inflasi yang rendah dan stabil juga mendukung momentum pertumbuhan ekonomi yang bertahan di kisaran 5%, meski di tengah perlambatan ekonomi global.

"Hal ini berkontribusi positif dalam menjaga daya beli masyarakat, memberikan insentif bagi penanaman modal termasuk investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian,” ujarnya.

Airlangga memastikan, ke depan otoritas akan terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga guna menjaga tingkat inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasarannya 3,0±1% pada 2020. "Inflasi yang rendah dan stabil diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkesinambungan menuju Indonesia maju,"kata dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini