Ada Terowongan dan Ring 1, MRT Fase II Dibangun dengan Sistem Keamanan Tinggi

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 17 320 2169699 ada-terowongan-dan-ring-1-mrt-fase-ii-dibangun-dengan-sistem-keamanan-tinggi-ue9M9wM637.jpg MRT Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Proyek MRT Fase II segera dibangun pada Maret 2020 setelah ditandatanganinya paket kontrak antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Shimizu-Adhi Karya JV (SAJV) terkait Design and Build Underground Section MRT Jakarta Project Phase 2 Contract Package 201.

Direktur Utama MRT Jakarta William P Sabandar, menyebut penandatanganan kontrak ini menandai dimulainya pekerjaan proyek pembangunan Fase 2A. Dalam kontrak tersebut terdapat dua pekerjaan stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

Baca Juga: Pembangunan MRT Fase II Dimulai Maret 2020

Dia menambahkan, paket pekerjaan CP 201 akan membangun terowongan dan stasiun yang memiliki jalur sepanjang 2,8 kilometer (km) untuk menghubungkan Stasiun Bundaran HI dan Stasiun Harmoni.

"Mengingat lokasi proyek yang berada di area ring 1, kami selalu mengedepankan keamanan untuk masyarakat khususnya warga Jakarta. Kita juga akan menggunakan sistem perencanaan pembangunan dengan sistem pengamanan tinggi khususnya pada saat pengerjaan konstruksi Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas," ujar dia di Stasiun MRT Jakarta, Senin (17/2/2020).

Baca Juga: MRT Jakarta Fase II Bundaran HI-Kota Tua Akan Selesai 2023

Kemudian lanjut dia, di fase 2 ini, semua stasiun akan terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya. Dan tidak akan ada lagi masalah seperti tidak terintegrasinya Stasiun ASEAN dan koridor 13 Transjakarta.

"Sekarang semua terintegrasi. Ini akan dilakukan untuk seluruh pembangunan transportasi umum baik itu MRT Jakarta, Transjakarta, dan LRT Jakarta agar warga masyarakat mudah untuk menjangkau ke mana saja," katanya.

Fase 2A dimulai dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Kota dengan total panjang jalur 6 kilometer dan terdiri dari 7 stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin, Stasiun Monas, Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Glodok, dan Stasiun Kota.

Pembangunan fase 2A dibagi ke dalam 3 paket kontrak sipil, terdiri dari paket kontrak CP 201, CP 202 dan CP 203. Periode konstruksi Fase 2A akan dimulai pada Maret 2020 dan direncanakan selesai pada Desember 2024.

Selanjutnya MRT Jakarta akan melakukan integrasi pembangunan Fase 2B atau yang disebut sebagai Jalur Utara-Selatan dan akan dilanjutkan dengan pembangunan Jalur Timur-Barat.

Daerah Kota akan menjadi titik awal dibangunnya Fase 2B dengan titik pemberhentian di Ancol Barat. Fase 2B ini diperkirakan memiliki jalur sepanjang 5,8 km yang terdiri dari tiga stasiun, yaitu Stasiun Mangga Dua, Stasiun Ancol, dan Stasiun Ancol Barat dengan estimasi pengerjaannya akan mulai dibangun pada pertengahan 2022 dan beroperasi pada 2027.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini