nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Kartu Prakerja Diluncurkan Maret untuk 500 Ribu 'Pengangguran'

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 20:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 26 20 2174645 sri-mulyani-kartu-prakerja-diluncurkan-maret-untuk-500-ribu-pengangguran-fx6E6cgwSq.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah bakal mempercepat penyaluran kartu pra kerja sebagai salah satu cara untuk mengurangi dampak virus korona terhadap ekonomi negara. Kartu pra kerja ini semula direncanakan akan dimulai pada pertengahan tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, percepatan realisasi kartu pra kerja ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo. Di mana Presiden Jokowi menginginkan agar kartu pra kerja di Maret 2020.

 Baca juga: Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Bisa Melebar Imbas Virus Korona

Nantinya, dengan kartu tersebut, para pencari kerja bakal mendapatkan pelatihan vokasi (skilling dan reskilling). Adapun anggaran untuk kartu pra kerja mencapai Rp10 triliun untuk 2 juta penerima.

"Ini berbagai upaya yang kita lakukan, di Menko (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto) ada kartu pra kerja. Ada Rp 10 triliun untuk 2 juta potensi penerima yang akan mendapat kartu pra kerja untuk siap melakukan vocational training. Tadinya implementasi di pertengahan tahun, Presiden sudah menyampakan akan dilakukan di Maret," ujarnya dalam sebuah diskusi di Hotel Ritz Carlton SCBD, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

 Baca juga: Imbas Virus Korona, Sri Mulyani Prediksi Ekonomi RI Hanya Tumbuh 4,7% di Kuartal I

Pada tahap awal, akan ada 500.000 calon pekerja yang menerima manfaat dari kartu pra kerja di tahap pertama. Adapun anggaran yang digelontorkan di tahap pertama adalah sebesar Rp2 triliun.

"Kita harap ada supplynya training-training di tourism dan lain-lain, karena dia dispent maka akan memberikan juga berbagai macam stimulus. Paling tidak membuat mindset masyarakat bahwa ada kegiatan perekonomian," ucapnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, dengan kartu pra kerja diharapkan bisa mendongkrak perekonomian. Apalagi saat ini perekonomian global maupun dalam negeri sedang terkena infeksi dari virus Korona.

 Baca juga: Jadi Negara Maju, Luhut Pastikan RI Tetap Dapat Insentif Dagang dari AS

Selain mempercepat penyaluran kartu pra kerja, pemerintah juga menyiapkan insentif sebesar Rp443,9 miliar. Insentif ini diperuntukkan untuk memberikan diskon 50% tiket pesawat untuk tiket penerbangan murah alias Low Cost Carrier (LCC) hingga full service.

Selain itu juga mengucurkan insentif sebesar Rp298,5 miliar untuk maskapai dan agen perjalanan yang menarik wisatawan asing di luar China, juga mengguyur pemerintah daerah sebesar Rp 3,3 triliun dari dana cadangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Hal itu dilakukan lantaran pemerintah daerah diminta untuk tidak menarik pajak hotel dan restoran dalam enam bulan ke depan.

"Dan pemerintah siap dengan instrumen dalam rangka mendorong perekonomian di kuartal I yang sangat terpengaruh virus corona," Kata Sri Mulyani.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini