Kapan Harga BBM Turun? Pertamina Tunggu Arahan Jokowi

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 23 Maret 2020 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 23 320 2187616 kapan-harga-bbm-turun-pertamina-tunggu-arahan-jokowi-OM6G6F1JOg.jpg Harga BBM (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membuka peluang untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi. Hal ini menyusul anjloknya harga minyak dunia hingga di bawah USD30 per barel.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu arahan langsung dari pemerintah. Karena penyesuaian harga BBM non subsidi akan menyesuaikan dengan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

"Pada prinsipnya Pertamina selaku operator akan menyesuaikan dengan peraturan pemerintah. sampai saat ini harga BBM mengacu pada ketentuan dari Kementerian ESDM, dan Pertamina selalu comply dengan hal tersebut. Apabila nanti ada perubahan peraturan atau kebijakan, Pertamina akan menyesuaikan," ujarnya dalam keterangannya, Senin (23/3/2020).

Baca Juga: Pertamina Buka Opsi Turunkan Harga Pertamax Cs

Memang menurut Fajriyah, harga BBM ditentukan oleh beberapa faktor dalam penetapannya seperti pergerakan harga minyak dunia, hingga nilai tukar Rupiah. Oleh karena itu, perseroan akan tetap memantau pergerakan dari harga minyak dunia dan kondisi ekonomi global.

"Harga BBM ditentukan oleh bbrp faktor, antara lain harga minyak dunia, nilai tukar rupiah terhadap dollar, inflasi dan lain-lain. Pertamina terus memantau pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar Rupiah terhadap dolar sebagai faktor utama yang menentukan harga BBM," katanya.

Baca Juga: Minyak Mentah Anjlok, Menko Luhut: Terlalu Cepat untuk Turunkan Harga BBM

Menurut Fajriyah, jika dalam tempo beberapa hari ataupun bulan harga minyak dunia terus turun, maka terbuka kemungkinan ada penyesuaian untuk harga BBM non subsidi. Sementara untuk harga BBM subsidi seperti premiun dan solar ditetapkan oleh pemerintah langsung.

"Perhitungan harga jual BBM non subsidi dan non penugasan ditetapkan Pertamina periodik bulanan dengan mempertimbangkan salah satunya adalah perkembangan harga minyak dan harga BBM di pasaran. Pertamina akan mengacu pada kebijakan dan ketentuan Kementerian ESDM dalam hal penyesuaian harga BBM non subsidi. Sedangkan harga BBM subsidi atau penugasan adalah kewenangan pemerintah untuk penetapan harga jualnya," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini