nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangani Virus Corona, Kemendag Kebut Impor Alat Kesehatan

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 13:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 25 320 2188762 tangani-virus-corona-kemendag-kebut-impor-alat-kesehatan-Tltd4RgjWk.jpg Alat Pelindung Diri atau APD (Foto; Reuters)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag), berkerjasama dengan kementerian dan lembaga terkait termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya menjaga ketersediaan alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) di tengah merebaknya virus corona setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan COVID-19 sebagai pandemi.

Salah satu langkah yang dilakukan Kementerian Perdagangan adalah mempercepat importasi alat kesehatan dan pelindung diri dengan menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedelapan Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 87 Tahun 2015 Tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu.

 Baca juga: Ada Covid 19, Kepala BKPM Sebut Izin Impor Alat Kesehatan Melonjak Tinggi

"Melalui Permendag ini, Kementerian Perdagangan melakukan relaksasi atau kemudahan impor produk tertentu, khususnya terkait importasi produk alat kesehatan dan alat pelindung diri. Produk-produk tersebut adalah masker, pakaian medis, sarung tangan, dan alat kesehatan lainnya," ujar Mendag Agus Suparmanto pada keterangan keterangan tertulis, Rabu (25/3/2020).

Menurut dia, relaksasi impor yang diberikan adalah pengecualian atas satu-satunya persyaratan yang ada yaitu ketentuan Laporan Surveyor (LS) di negara asal atau pelabuhan muat, dan pembatasan pelabuhan masuk. Sehingga impor atas produk-produk tersebut tidak memerlukan perizinan apapun. Relaksasi ini akan diberikan sampai dengan 30 Juni 2020.

 Baca juga: Langka, Presiden Jokowi Sebut 180 Negara Berebutan Masker hingga Sanitizer

"Pengapalan produk-produk tertentu tersebut hanya perlu dibuktikan dengan Bill of Lading (B/L). Dengan adanya peraturan ini akan bisa mempercepat masuknya alat-alat kesehatan yang dibutuhkan untuk menangani virus corona," ungkap dia.

Dia menambahkan pihaknya juga sebelumnya telah mengeluarkan larangan ekspor masker, bahan baku ekspor, antiseptik, dan alat pelindung diri melalui Permendag 23 Tahun 2020 yang berlaku hingga 30 Juni 2020.

"Jadi, ketersediaan alat kesehatan dan alat pelindung diri yang terjangkau di tengah pandemi COVID- 19 ini diyakini dapat mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona," tandas dia.

Sebagai catatan Permendag ini diterbitkan sebagai tindak lanjut diterbitkannya Keppres Nomor 9 Tahun 2020. Melalui Keppres tersebut, Presiden Joko Widodo menetapkan agar importasi barang yang digunakan untuk penanganan virus corona mendapatkan perlakuan khusus dalam aturan impor.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini