Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tambal Defisit APBN, BI Gelontorkan Rp2,3 Triliun Lewat Surat Utang

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 29 April 2020 |14:52 WIB
Tambal Defisit APBN, BI Gelontorkan Rp2,3 Triliun Lewat Surat Utang
Uang Rupiah (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Untuk merespon hal tersebut lanjut Perry, BI akan kembali melakukan penawaran dengan nilai yang sama seperti kemarin, yakni Rp7,5 triliun. Namun untuk realisasinya tergantung pada keputusan pemerintah.

"Nah sesuai dengan kesepakatan bersama antara BI dan pemerintah, di greenshoe option ini BI juga bisa mengajukan bid. Jumlahnya berapa? Jumlahnya sama yang kemarin. Kalau kemarin kami bidnya Rp7,5 triliun, hari ini kami bisa sampai Rp7,5 triliun. Tergantung pemerintah yang mau dimenangkan berapa," jelasnya.

Perry pun menegaskan, dalam sistem lelang SBN tersebut, BI hanya menyampaikan jumlah penawaran. Artinya BI tidak masuk dalam perhitungan harga yang akan mempengaruhi yield atau disebut non competitive bids.

"BI bisa maksimum bidnya 25% dari target maksimum. Mestinya maksimumnya adalah Rp10 triliun, tapi kami ingin mendahulukan pelaku pasar. Biar pasar yang lebih banyak nge-bid," kata Perry.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement