JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, pandemi virus corona atau Covid-19 memengaruhi rendahnya inflasi. Tercatat, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi April 2020 sebesar 0,08%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, inflasi April 0,08% di luar perkiraan BI. Rendahya inflasi menunjukkan bahwa faktor permintaan yang rendah juga.
"Kalau permintaan rendah, permintaan rendah barang dan jasa maka tekanan inflasinya rendah," kata Perry dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (6/5/2020).
Baca Juga: BPS Catat Inflasi April 0,08%
Menurut Perry, rendahnya inflasi disebabkan penanganan Covid-19 seperti melakukan social distancing, phsyical distancing, Work Form Home (WFH) serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).