"Itu memengaruhi kegiatan aktivitas manusia dan memengaruhi juga permintaan barang dan jasa karenanya inflasi lebih rendah dari yang kita diperkirakan," ujarnya.
Baca Juga: Memanasnya Hubungan AS-China Sempat Tekan Rupiah
Dengan demikian, BI juga memprediksi inflasi Ramadan pada tahun ini juga akan lebih rendah dibandingkan inflasi Ramadan tahun sebelumnya.
"Historisnya bisa 0,6%-0,9%. Ini akan jauh lebih rendah karena faktor PSBB, pembatasan mobil, manusia, pengaruh permintaan barang jasa. Itu mendasari kenapa inflasi tahun ini lebih rendah dan sesuai sasaran yaitu 3% plus minus 1%," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.