Daftar 10 Miliarder Jepang Paling Kaya, Siapa Saja?

Widi Agustian, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 320 2212871 daftar-10-miliarder-jepang-paling-kaya-siapa-saja-nh4lld4cR9.png Son (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Ekonomi Jepang mengalami tekanan akibat pandemi virus corona atau covid-19. Padahal, negara ini sudah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai USD1 triliun.

Imbasnya, kekayaan 50 orang terkaya di Jepang mengalami penurunan sebesar 5% menjadi USD168 miliar dibandingkan pada 2019. Sementara indeks Nikkei 225 sudah turun sebesar 11% selama setahun.

Baca Juga: Arvind Lal, Dokter India Kaya Mendadak di Tengah Corona

Berikut ini adalah daftar 10 miliarder terkaya di Jepang, seperti dilansir dari Forbes, Selasa (12/5/2020).

1. Tadashi Yanai. Kekayaannya tahun ini mencapai USD22,3 miliar.

Pria berusia 71 ini merupakan pemilik kerajaan bisnis fesyen Fast Retailing, induk usaha Uniqlo. Perusahaan ini mencatatkan net profit USD2,3 miliar pada tahun fiskal yang berakhir Agustus 2019, sementara pendapatannya mencapai USD21,3 miliar.

2. Masayoshi Son. Dia memiliki kekayaan sebesar USD20,5 miliar.

 

Pria yang kini berusia 62 tahun ini merupakan pediri perusahaan telekomunikasi dan investasi raksasa Softbank Group. Dia kini menjabat sebagai CEO.

Softbank diproyeksikan akan mencatatkan kerugian sebesar USD6,9 miliar, pertama kali selama 15 tahun. Investasinya juga diramalkan bakal merugi USD16,7 miliar dari investasinya di Vision Fund yang sebesar USD100 miliar.

3. Takemitsu Takizaki. USD19,8 miliar.

Takizaki merupakan pendiri Keyence, penyuplai komponen sensor dan elektronik untuk pabrik sistem otomatis. Pria yang kini berusia 74 tahun ini mundur sebagai chairman pada Maret 2015, tetapi masih menjadi direktur dan honorary chairman.

4. Nobutada Saji. USD9,4 miliar.

Saji merupakan chairman dari Suntory Holdings, perusahaan beverage raksasa asal Jepang. Pada 2014, pria berusia 74 tahun ini membeli perusahaan Amerika Serikat (AS), Beam yang merupakan pemilik Jim Beam dan Maker Mark senilai USD16 miliar.

 

5. Takahisa Takahara. USD5,9 miliar

Takahara yang kini berusia 58 tahun merupakan pemilik perusahaan produsen pembalut Unicharm. Perusahaan ini juga tercatat di bursa Tokyo.

Unicharm didirikan oleh ayahnya, Keiichiro pada 1961. Keiichiro wafat pada Oktober 2018.

6. Hiroshi Mikitani. USD5,4 miliar

Mikitani yang berusia 55 tahun merupakan CEO Rakuten, ritel ecommerce terbesar di Jepang. Pada 2019, Rakuten mencatatkan kerugian USD301 juta, pertama kalinya merugi sejak 2011.

 

7. Yasumitsu Shigeta. USD4,7 miliar.

Shigeta merupakan CEO Hikari Tsushin yang tercatat di bursa Tokyo. Perusahaan ini juga menjual asuransi dan perlengkapan kantor. Pengusaha berusia 55 tahun ini mendiri Hikari Tsushing pada 1988.

8. Hideyuki Busujima. USD4,1 miliar.

Hideyuki merupakan putra dari pendiri Sankyo, Kunio Busujima yang meninggal pada Oktober 2016. Hideyuki yang kin berusia 57 tahun menjadi chairman sekaligus CEO Sankyo sejak 2008.

9. Akio Notori, USD4 miliar.

Notori yang kini berusia 76 tahun merupakan pendiri Nitori Holding yang sahamnya diperjualbelikan di Tokyo Stock Exchange. Perusahaan ini ekspansi ke daerah urban dan telah memiliki 600 gerasi di Jepang.

 

10. Akira Mori. USD3,9 miliar.

Mori yang kini berusia 83 tahun merupakan chairman, co-CEO sekaligus owner dari developer real estat Mori Trust. Perusahaan ini memiliki 100 properti di Tokyo dan di kota lainnya di Jepang, termasuk gedung perkantoran dan hotel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini