Program Bansos Diperpanjang hingga Akhir Tahun, Besarannya Tetap Sama?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 18 Mei 2020 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 320 2215995 program-bansos-diperpanjang-hingga-akhir-tahun-besarannya-tetap-sama-JlUTNlOeXd.jpeg Uang Rupiah. Foto: Okezone

JAKARTA - Pemerintah memastikan program penyaluran bantuan sosial (bansos) akan diperpanjang hingga akhir tahun mendatang. Hal tersebut untuk menjaga daya beli masyarakat akibat adanya virus corona ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perpanjangan program ini dilakukan baik di wilayah Jabodetabek maupun Jabodetabek. Kebijakan ini berlaku selama sembilan bulan sejak April 2020 lalu.

Baca Juga: Tak Sesuai Harapan, Jokowi Minta Sederhanakan Penyaluran Bansos Tunai hingga BLT Desa

"Bansos sembako Jabodetabek dan bansos tunai non-Jabodetaek diperpanjang menjadi sembilan bulan hingga Desember," ujarnya dalam telekonferensi, Senin (18/5/2020).

Menurut Sri Mulyani, meskipun dilakukan perpanjangan, namun besaran yang diterima tidaklah sama. Pemerintah akan melakukan perubahan pada nominal yang diterima oleh penerima manfaat khususnya pada triwulan akhir.

Baca Juga: Jokowi : BLT Desa Baru Tersalurkan 15%

Hanya saja, dirinya tidak menyebutkan berapa besaran nilai yang akan berubah tersebut. Namun sebagai gambaran, awalnya bansos Jabodetabek berupa sembako senilai Rp600.000 yang diberikan selama tiga bulan sejak April sampai Juni.

Sedangkan yang non-Jabodetabek berupa tunai Rp600.000 per bulan selama tiga bulan. Namun kebijakan tersebut akan berubah menjadi Rp300.000 yang berlaku pada periode Juli hingga Desember mendatang.

"Dengan perhitungan Juli-Desember menjadi hanya Rp300.000 per bulan dari yang tadinya Rp600.000 per bulan," ucapnya.

Sebagai informasi, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp37,4 triliun untuk bansos yang diberikan pemerintah kepada masyarakat terdampak berupa program keluarga harapan (PKH). Selain itu, pemerintah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp43,6 triliun untuk program Kartu Sembako dengan anggaran Rp43,6 triliun.

Lalu pemerintah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp61,69 triliun. Anggaran tersebut diberikan untuk pembebasan dan diskon listrik bagi pelanggan 450 Va selama 3 bulan dan diskon 50% untuk pelanggan 900 Va.

Selanjutnya bansos sembako Jabodetabek sebesar Rp6,8 triliun, bansos tunai non-Jabodetabek sebesar Rp32,4 triliun. Sedangkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa sebesar Rp31,8 triliun, dan Kartu Pra-Kerja sebesar Rp20 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini