Menkes Terawan: Dunia Usaha Berkontribusi Besar Memutus Penularan Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 25 320 2219350 menkes-terawan-dunia-usaha-berkontribusi-besar-memutus-penularan-covid-19-LYTLZHBnS6.jpg Pandemi COVID-19 (Foto: Popular Mechanics)

JAKARTA - Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto menerbitkan protokol normal baru alias new normal bagi perkantoran dan industri dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

Sebelumnya, Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja.

Namun situs resmi Kementerian Kesehatan menyebutkan, dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan.

 Menkes

"Untuk itu pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," kata Menkes Terawan seperti dilansir dari BBC Indonesia, Senin (25/5/2020).

 Baca juga: Kerja di Kantor yang Sempit, Karyawan Ini Mengaku Pasrah Tertular Covid-19

Menkes Terawan mengatakan, dunia usaha dan masyakat pekerja memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 karena besarnya jumlah populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya yang disebabkan aktivitas bekerja.

 Baca juga: Cegah Pekerja Kena Covid-19, Waktu Kerja Jangan Terlalu Panjang

"Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya," katanya.

Adapun dimulainya kegiatan beroperasinya berbagai sektor di era new normal dibagi pada beberapa tahap. Tahap 1 yakni dilakukan mulai 25 Mei di sektor kementerian, sektor industri dan jasa.

Tahap 2 yakni dimulai pada 1 Juni untuk sektor jasa retail dan industri. Tahap 3 dimulai pada 8 Juni untuk jasa wisata dan pendidikan.

Tahap 4 yakni dimulai pada 29 Juni untuk seluruh sektor termasuk restoran dan kafe. Sedangkan tahap 5 akan dilakukan pada 13 dan 20 Juli mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini