Pasca-Lebaran, PNS Mulai Masuk Kerja meski WFH

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 26 Mei 2020 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 26 320 2219688 pasca-lebaran-pns-mulai-masuk-kerja-meski-wfh-1Ezq71K1xw.jpg PNS (Okezone)

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan seluruh Pegawai Negeri Sipil Negara (PNS) sudah mulai kembali bekerja pasca libur lebaran. Meskipun saat ini para PNS masih diperbolehkan untuk bekerja dari rumah.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, hingga siang ini dirinya belum menerima laporan tentang PNS yang bolos kerja pada hari ini. Termasuk juga data dari PNS yang masih nakal untuk mudik lebaran.

 Baca juga: PNS Kerja di Kantor Lagi, Menko Airlangga: demi Pemulihan Ekonomi

"Betul, hari ini hari kerja tetapi pegawai (PNS) masih WFH. Belum ada (laporan yang bolos dan mudik lebaran)," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (26/5/2020).

Menurut Paryono, biasanya laporan PNS yang membolos ada di masing-masing instansinya. Kemudian data tersebut akan dilaporkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

 Baca juga: Mulai Besok 50% PNS Kemenko Perekonomian Kerja di Kantor

Menurut Paryono, bagi ASN yang membolos pada hari ini akan ada sanksi yang menjeratnya. Sanksi tersebut beragam karena tergantung pada individunya.

Sebab sanksi disiplin ini diakumulasikan dengan pelanggaran displin lainnya. Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Dalam aturan tersebut ada berbagai macam tingkatan sanksi bagi PNS yang bolos kerja pada hari ini. Sanksi pertama adalah disiplin ringan berupa teguran tertulis sanksi ini berlaku bagi PNS yang berani bolos 1 hingga 15 hari.

Kemudian sanksi displin sedang berupa pemotongan tunjangan hingga penurunan pangkat. Sanksi ini berlaku bagi PNS yang tidak masuk kerja 16-30 hari.

Lalu ada sanksi displin berat berupa pemecatan secara tidak hormat. Sanksi ini dijatuhkan kepada PNS yang berani bolos 31-46 hari kerja.

"Kalau habis Idul Fitri biasanya laporannya ke Menpan," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini