Gelar RUPS, Erick Thohir Bakal Ganti Dirut Wijaya Karya?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 278 2226162 gelar-rups-erick-thohir-bakal-ganti-dirut-wijaya-karya-23cCZrO7dJ.jpg Kementerian BUMN (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun anggaran 2019 pada hari ini. Salah satu agenda dalam RUPST tersebut adalah perombakan Direksi perseroan.

Hanya saja belum diketahui berapa jajaran Direksi yang akan dirombak. Saat dikonfirmasi, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara Arya Sinulingga pun enggan membeberkan.

"Lihat saja nanti," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (8/6/2020).

Baca Juga: Entus Asnawi Jadi Dirut Baru Adhi Karya 

Sementara itu, Direktur Utama Wika Wijaya Karya Tumiyana juga belum mengetahui apakah dirinya akan diganti. Sebab hingga saat ini RUPS masih berlanjut.

Dalam RUPS tersebut ada 8 agendanya g dibahas. Salah satunya adalah perombakan jajaran Direksi yang mana perseroan sudah ditinggal 2 Direkturnya.

"Belum tahu. Masih berlanjut RUPS-nya. Ada 8 agenda. Nanti saja setelah RUPS selesai ini masih berlangsung," ucapnya kepada Okezone.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi PTPP, Novel Arsyad Jadi Dirut Gantikan Lukman Hidayat 

Sementara itu, hingga saat ini yang sudah bisa dipastikan ada dua direksi yang akan dicopot dari jajaran direksi perseroan. Sebab dua Direksi ini sudah ditunjuk menjadi Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Asal tahu saja, para pemegang saham sepakat untuk menunjuk Novel Arsyad sebagai Direktur Utama PT PP menggantikan Lukman Hidayat. Sebelumnya, Novel menjabat sebagai Direktur SDM dan Pengembangan Usaha WIKA.

Sementara itu, Direktur Operasi WIKA Destiawan Soewardjono dipilih untuk menempati posisi direktur utama di Waskita Karya. Destiawan menggantikan I Gusti Ngurah Putra.

Penunjukkan Novel dan Destiawan membuat jajaran direksi tersisa empat direksi. Keempat nama tersebut yakni Tumiyana sebagai Direktur Utama, Ade Wahyu sebagai Direktur keuangan, Agung Budi Waskito sebagai Direktur Operasi, Danu Prijambodo sebagai Direktur Quality, Health, Safety and Environment, dan Bambang Pramujo sebagai Direktur Operasi.

Selain jabatan Direksi, diperkirakan Wika juga akan merombak jajaran Komisarisnya. Saat ini posisi Komisaris Utama diisi oleh mantan Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Imam Santoso.

Dengan tidak lagi menjabatnya Imam, maka diperkirakan akan ada pergeseran jabatan Komisaris. Jika mengacu pada tren selama lima tahun belakangan yang mana posisi Komisaris Utama selalu diisi oleh Dirjen SDA Kementerian PUPR, maka Jarot Widyoko lah yang akan menjadi Komisaris Utama.

Sekadar informasi, Menteri BUMN Erick Thohir pekan lalu merombak direksi dan komisaris BUMN karya. Empat BUMN itu yakni PT PP (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini