Baca Juga: Menteri Basuki Butuh Pakar Hukum Bantu Bangun Infrastruktur, Buat Apa?
Kemudian pada program sanitasi sebesar Rp4,5 triliu yang digunakan untuk sistem pengelolaan air limbah domestik 174.380 KK, sistem pengelolaan drainase lingkungan 4.808 KK, sistem pengelolaan persampahan 740.750 KK dan penyehatan lingkungan berbasi masyarakat 73.800. Lalu pada penataan kawasan permukiman dialokasikan sebesar Rp3,33 triliun.
"Ini untuk permukiman kumuh yang ditangani secara terpadu 143 ha, penataan kawasan strategis pariwisata nasional 168 ha dan pembangunan infrastruktur permukiman berbasis masyarakat 1.813 ha. Bangunan gedung Rp1,55 triliun, pembangunan rehabilitasi dan renovasi sarpras pendidikan Rp4,56 triliun dan dukungan lainnya Rp1,36 triliun," tuturnya.
(Feby Novalius)