Minta Dana Rp4 Triliun, Ini yang Bakal Dilakukan PTPN

Natasha Oktalia, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 05:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 320 2243940 minta-dana-rp4-triliun-ini-yang-bakal-dilakukan-ptpn-PjYpec0mpE.jpg PTPN Ajukan Dana Talangan Rp4 Triliun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengajukan dana talangan untuk mengatasi dampak virus corona yang menekan kinerja perusahaan. Di antaranya PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Krakatau Steel hingga PT Perkebunan Nusantara.

PT Perkebunan Nusantara III atau Holding BUMN Perkebunan meminta dana talangan sebesar Rp4 triliun. Permintaan dana talangan ini dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional dampak covid-19 di bidang perkebunan.

Dengan dana tersebut, Direktur Utama Holding BUMN Perkebunan Muhammad Abdul Ghani mengatakan, akan digunakan investasi yang tertunda karena keterbatasan dana. Di sisi lain, pihaknya akan menggunakan dana talangan tersebut untuk tambahan investasi dan modal kerja guna meningkatkan produksi dan profitabilitas perusahaan.

"Kami merencanakan bahwa dana pinjaman Rp4 triliun ini kami kembalikan pokoknya mulai tahun 2028, artinya tahun ke delapan akan kami kembalikan dan dalam 3 tahun selesai, tahun 2031 selesai. Kemudian bunganya minta 2%, tapi terserah kita mengikuti pemerintah," ucapnya.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan, untuk menutupi dan membantu cashflow perseroan meminta dana talangan sebesar Rp3,5 triliun kepada pemerintah. Mengingat pada akhir tahun, keuangan KAI diprediksi akan berada pada posisi minus Rp3,4 triliun.

Asal tahu saja, pada awal tahun yakni Januari sebenarnya pendapatan perseroan cukup bagus yakni Rp2,3 triliun. Namun pada Februari, pendapatan prseroan mulai turun menjadi Rp1,2 triliun saja.

Baca Selengkapnya: Minta Dana Talangan Rp4 Triliun, PTPN Akan Kembalikan 8 Tahun

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini