Transaksi Digital Bisa Atasi Krisis Kesehatan Covid-19, Ini Penjelasannya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 320 2246904 transaksi-digital-bisa-atasi-krisis-kesehatan-covid-19-ini-penjelasannya-PKfjQ9ttfn.jpg Transaksi Digital (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Staf Khusus II Kementerian BUMN Mohamad Ikhsan menilai membiasakan untuk melakukan transaksi secara digital bisa mengatasi krisis ekonomi dan kesehatan akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Aktivitas itu dapat mengurangi kontak badan antar manusia. Seperti diketahui, sentuhan badan merupakan media penularan Covid-19.

"Digitalisasi membantu penanganan krisis terhadap penanganan kesehatan," kata Ikhsan dalam diskusi virtual, Rabu (15/7/2020).

Baca Juga: Bangun Sistem Super Digital UMKM Indonesia, 8 CEO Startup Digandeng 

Dia meyakini pandemi ini akan mendorong masyarakat untuk mengubah kebiasaan yang kerap membawa uang tunai, sehingga, dirinya melihat potensi aplikasi transaksi elektronik akan terus berkembang di Tanah Air.

"Kebanyakan kegiatan ekonomi kita masyarakat kita bergantung pada kegiatan contact body, bukan less. Ini (transaksi digital) berpotensi besar," katanya.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut BUMN Tetap Setor Pajak Rp55,5 Triliun di Tengah Covid-19

Dia menambahkan, dalam mengimplementasi menggencarkan transaksi elektronik tak semudah membalikkan tangan. Sebab itu dibutuhkan infrastruktur yang mumpuni di suatu negara.

"Menumbuhkan digitalisasi, implementasinya itu tidak mudah, harus ada infrastruktur," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini