U-Shaped Girder Terakhir Terpasang, Kapan LRT Jabodebek Dioperasikan?

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 25 Agustus 2020 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 320 2267051 u-shaped-girder-terakhir-terpasang-kapan-lrt-jabodebek-dioperasikan-rtuSfjMSpb.jpg Proyek LRT Jabodebek. (Foto: Okezone.com/Adhi Karya)

JAKARTA - PT Adhi Karya melakukan pemasangan U-Shaped Girder terakhir untuk moda transportasi kereta Laju Raya Terpadu (LRT) Jabodebek. Ini merupakan jalur kereta dengan struktur U-Shaped Girder pertama dan terpanjang di Indonesia.

Dengan terpasangnnya U-Shaped Girder terakhir pada lintasan Cawang-Kuningan-Dukuh Atas ini ada 2902 unit girder dengan total panjang keseluruhan lebih dari 43 km.

Baca Juga: Dapat Dana Talangan Rp3,5 Triliun, KAI Geber Proyek LRT Jabodebek

Berdasarkan data Adhi Karya,Selasa (25/8/2020), LRT Jabodebek Fase I dibangun dengan menggunakan struktur utama lebih ramping dari struktur jalur laying pada umumnya. Struktur ini merupakan teknologi U-Shaped girder berbentuk huruf u yang diadopsi dari Prancis.

LRT Jabodebek

Teknologi ini dipilih karena desainnya ramping, sesuai dengan ketersediaan ruang pada kota-kota yang padat dengan struktur ruangnya seperti di Jakarta. Selain ramping, desain ini memiliki berbagai keunggulan antara lain memiliki kelebihan tahan gempa dan mampu meredam kebisingan.

Struktur ini juga menyediakan walkway atau ruang untuk berjualan. Di samping penggunaan U-Shaped, LRT Jabodebek menggunakan teknologi third rail untuk mendistribusikan pasokan listriknya, sehingga tidak ada kabel melintan di atas jalur yang akan menambah estetika dan ramah dengan arsitektur kota Jakarta.

Baca Juga: Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 70,9%

Sebelumnya, pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama hingga 22 Mei 2020 sudah mencapai 71,2%. Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho merinci untuk lintasan Cawang-Cibubur sudah mencapai 85,7%. Sementara itu untuk lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sudah mencapai 65,9%. Lalu untuk lintas Cawang-Bekasi Timur sudah mencapai 64,8%. (feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini