Share

Indonesia Kaya Sumber Daya Alam, Luhut: Jangan Sampai Kita Tak Bersyukur

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 320 2270624 indonesia-kaya-sumber-daya-alam-luhut-jangan-sampai-kita-tak-bersyukur-tp5mtH5Xt4.jpg Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai Indonesia bisa menjadi negara maju karena memiliki kekayaan sumber daya alam dan potensi lainnya yang bisa menjadi kekuatan besar.

Karena itu, Indonesia harus bekerja mengoptimalkan seluruh potensi yang ada. Mengelola ke wilayahan Indonesia dengan melakukan penguasaan terhadap data dan informasi, khususnya kelautan nasional.

Baca Juga: Penyerapan Anggaran PEN Lambat, Dunia Usaha Bisa Kolaps

"Ini yang menjadi salah satu alasan utama kita berkumpul di hari ini untuk finalisasi Nota Kesepahaman antar kita semua,” ujar Menko Luhut di Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Menurutnya, Indonesia adalah negara besar, dengan area cakupan teritori yang luas dan mempunyai luas perairan sekitar 6,4 juta km2. Bahkan Indonesia jauh lebih luas daripada seluruh wilayah Eropa.

“Namun kondisi faktual ini tidak boleh menjadikan kita terlena akan kebesaran wilayah, lokasi strategis dan kekayaan sumber daya alam, hanya akan menjadikan kita sebagai bangsa yang tidak berinovasi, tidak bekerja keras, dan tidak mensyukuri nikmat Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Ancaman Resesi Indonesia Semakin Nyata

Indonesia, lanjut Menko Luhut, juga berada di lokasi yang sangat strategis di dunia, yang menghubungkan jalur pelayaran dan perdagangan dunia.

“Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan akan mempercepat dan mempermudah proses penyelenggaraan data dan informasi kelautan Indonesia, Nota Kesepahaman kita ini dapat dijadikan payung hukum atas sinergi penyelenggaraan data dan informasi kelautan dalam konteks pembangunan nasional. Sinergi akan meningkatkan semangat kita sebagai institusi pemerintah dalam melaksanakan amanat yang diberikan kepada kita,” tandasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini