Menko Luhut Minta Bio Farma Produksi Alat Tes PCR

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 03 Oktober 2020 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 03 320 2287744 menko-luhut-minta-bio-farma-produksi-alat-tes-pcr-jSh0v67pyf.jpg Menko Luhut (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan minta agar Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Bio Farma segera memproduksi alat PCR tes dan tes rapid untuk memenuhi kebutuhan pemeriksaan dalam negeri.

“Sekarang kita lihat BPPT dan Bio Farma untuk menyusun list apa saja yang dibutuhkan dan impor produk apa saja yang kita batasi,” ujar Luhut di Jakarta, Sabtu (3/10/2020).

Luhut meminta agar kapasitas produksi domestik dapat terserap terlebih dahulu dan impor bila produksi dalam negeri tidak mencukupi.

“Oleh karena itu nanti BUMN kita dorong untuk membantu investasi dalam bidang ini,” katanya.

Baca Juga: Kalbe Farma Jual Obat Covid-19 Impor dari India, Harganya Rp3 Juta

Luhut minta agar Menperin Agus Gumiwang betul-betul mendorong agar industri industri dalam negeri bisa masuk di sektor farmasi.

Secara teknis, menyebutkan alat tes PCR Bio Farma sudah bisa produksi 1.5 juta dan bisa naik 3.5 juta per bulan.

“Tapi yang betul-betul mesti diperhatikan adalah stok reagennya. Reagen ini saya minta Pak Honesti (Dirut Bio Farma) untuk juga produksi dalam negeri. Produksi dalam negeri masih terbatas, sekarang bagaimana kita tingkatkan kapasitas itu,” tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini