Survei BI: 20,56% Pebisnis Berasumsi Keuangannya Memburuk di Kuartal III-2020

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 320 2293379 survei-bi-20-56-pebisnis-berasumsi-keuangannya-memburuk-di-kuartal-iii-2020-PGMx8O9cSV.jpg Kondisi Keuangan Perusahaan Masih Terkontraksi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat kondisi keuangan perusahaan masih terkontraksi dengan minus 2,82% pada kuartal III-2020. Meski demikian, angka tersebut membaik jika dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai minus 18,13%.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan, berdasarkan responden survei kegiatan dunia usaha yang menjawab kondisi likuiditas perusahaan dalam kondisi baik hanya 17,73%. Sedangkan 20,56% responden menjawab kondisi perusahaannya memburuk.

Baca Juga: Pengusaha Mikir-Mikir Investasi di Tengah Kasus Baru Covid-19

"Saldo bersih likuiditas perusahaan menunjukkan perbaikan meski masih terkontraksi," ujar Onny di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Dia melanjutkan, kegiatan usaha serta kemampuan meningkatnya kegiatan usaha mencetak laba pada triwulan III-2020 juga masih mengalami minus sebesar 6,34% dari sebelumnya minus 25,56%.

"Serupa dengan yang terjadi saat ini aspek likuiditas terdapat peningkatan persentase responden yang menjawab rentabilitas dalam kondisi membaik yaitu sebesar 17,18% dari 10,57% pada triwulan sebelumnya," tandasnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Beri Kepastian Hukum Bagi Dunia Usaha

Dia menambahkan, untuk kredit perbankan pada triwulan ketiga masih cukup terkontraksi. Adapun saldo bersih kredit perbankan pada triwulan ketiga mencapai minus 5,96%. Namun tidak lebih tinggi dari sebelumnya yang mencapai minus 9,14%.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini