Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bisnis Kripik Kelapa Online, Mila Cicipi Rp15 Juta Selama Pandemi

Subhan Sabu , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2020 |22:08 WIB
Bisnis Kripik Kelapa <i>Online</i>, Mila Cicipi Rp15 Juta Selama Pandemi
Keripik Kelapa (Foto: Subhan/Okezone)
A
A
A

Pembeli keripik kelapa sendiri bukan hanya berasal dari Manado saja, permintaan datang paling banyak datang dari Jakarta, ada juga dari Sumatera, Kalimantan, bahkan dari Merauke dia sudah memiliki pelanggan.

"Justru sebelum PSBB itulah puncak dari penghasilan saya selama berjualan online. Justru meningkat secara online," terang dia.

Keripik kelapa buatannya menggunakan bahan baku yang melimpah di Sulawesi Utara yakni kelapa. Untuk membuat keripik kelapa, dia memakai kelapa yang masih mengkal.

"Selama ini hanya dimanfaatkan kelapa muda untuk klapertart dan kelapa tua untuk VCO, maka saya memanfaatkan kelapa mengkal untuk buat keripik," tambahnya.

Keripik kelapa buatan Mila diberi nama Badonci yang artinya menari. Pemberian nama Badonci menurutnya sedikit untuk mengedukasi bahwa badonci merupakan bahasa Manado yang artinya menari

"Secara tidak langsung, turis yang membawa oleh-oleh ini teredukasi bahasa Manado, badonci itu adalah," pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement