JAKARTA - Pemerintah menyatakan, pengadaan vaksin Covid-19 dipersiapkan dengan rinci dan hati-hati. Keselamatan jiwa manusia menjadi hukum tertinggi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah Indonesia sejauh ini telah menjalin kerja sama dengan empat produsen vaksin, yaitu Sinovac, Sinopharm/G42, Cansino dan Astra Zeneca.
“Selain jalur kerja sama internasional, Pemerintah juga mengembangkan melalui jalur mandiri yaitu virus Merah Putih,”ujar Airlangga Hartato dalam video virtual, Jumat (23/10/2020).
Baca Juga: Dibanjiri Vaksin Covid-19, Airlangga: Pemerintah Tak Ingin Ada Efek Samping
Jumlah total kandidat vaksin yang sangat berpotensi untuk dapat disediakan di Indonesia adalah sekitar 300 juta dosis yang diperuntukkan bagi sekitar 160-185 juta orang.
"Angka ini masih sangat dinamis karena masih dalam tahap finalisasi dan sangat tergantung dari ketersediaan vaksinnya," katanya
Airlangga pun menjelaskan, Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden terkait Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 dan dielaborasi lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).
"Metode pengadaaanya perlu dibuatkan regulasi agar tepat sasaran, waktu dan jumlah,” tandasnya
(Dani Jumadil Akhir)