Pengumuman, Lewat Tol Manado-Bitung Tak Lagi Gratis Mulai 30 Oktober

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 320 2299696 pengumuman-lewat-tol-manado-bitung-tak-lagi-gratis-mulai-30-oktober-xSkLWWnp6F.png Tol Manado-Bitung (Foto: Youtube/Setpres)

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) segera mengenakan tarif pada jalan tol Manado-Bitung. Rencananya tarif akan diberlakukan pada Jumat 30 Oktober 2020 mulai pukul 00.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) George Manurung mengatakan, penetapan tarif mengacu pada Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1494/KPTS/M/2020. Surat keputusan ini dikeluarkan pada 14 Oktober 2020 lalu.

"Berdasarkan SK Menteri PU, tol Manado-Bitung akan dikenakan tarif terhitung pada tanggal 30 Oktober pukul 00.00 WITA atau pergantian dari tanggal 29 Oktober pukul 24.00 WITA," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (26/10/2020).

Baca Juga: Jalan Tol Pertama di Sulawesi Utara Resmi Beroperasi, Gratis 2 Minggu 

Menurut George dalam SK tersebut ditentukan bahwa tarif per kilometernya adalah Rp1.111. Tarif ini berlaku untuk roda empat ke atas yakni golongan I hingga V.

"Per tanggal 14 Oktober Kementerian PUPR sudah menetapkan tol Manado-Bitung untuk ditarifkan. Jadi di dalam SK yang kami terima ini ditentukan golongan kendaraan yang akan dikenakan tarif untuk masuk jalan tol. Tentunya golongan jenis roda empat atau selebihnya," jelasnya.

George menambahkan, jika mengacu pada tarif tersebut maka untuk kendaraan golongan I, maka tarif terdekat dari Manado ke Airmadidi hanya sebesar Rp12.000 saja. Sedangkan untuk rute terjauh dari Manado ke Danowudu adalah Rp29.500.

"Tarifnya itu Rp1.111 per kilometer. Jadi kalau kita hitung-hitung seperti itu sesuai dengan SK Menteri PU itu, ditetapkan bahwa tarif terjauh dari Manado ke Danowudu itu Rp29.500. Dari Manado ke Airmadidi sebesar Rp12.000," jelasnya.

Dalam SK tersebut juga, Kementerian PUPR meminta kepada PT JMB untuk melakukan sosialisasi. Proses sosialisasi pun diakui sudah dilakukan pada 20-21 Oktober lalu lewat media konvensional, pemasangan spanduk hingga lewat sosial media.

"Atas dasar SK Menteri PU ini kami juga ditugaskan untuk melakukan sosialisasi baik melalui media sosial maupun melalui spanduk yang bisa kita lihat bersama di sepanjang jalan tol," jelasnya.

 Tarif Tol

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini