Dolar AS Merosot ke Level Terendah

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 07 November 2020 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 07 320 2305667 dolar-as-merosot-ke-level-terendah-ididgVCwhb.jpg Dolar AS Melemah (Foto: Okezone.com)

NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah ke level terendah terhadap sekeranjang mata uang pada perdagangan Jumat. Penyebabnya karena penghitungan suara Pemilihan Presiden AS dianggap kontroversial, sehingga investor memperkirakan banyaknya kerugian terhadap dolar.

Investor menilai Calon Presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden akan menjadi Presiden AS. Hanya saja kendali Senat nantinya dikendalikan Partai Republik. Dengan demikian diperkirakan Partai Demokrat akan kesulitan untuk meloloskan paket bantuan virus corona yang lebih besar.

Baca Juga: Dolar Lesu Imbas Investor Menanti Hasil Pilpres AS

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama pun turun menjadi 92,235 atau level terendah sejak 2 September. Untuk minggu ini, indeks dolar turun sebanyak 1,9% di jalur penurunan terbesar sejak Maret.

Stimulus tambahan untuk penanganan virus corona sangat dibutuhkan ketika pengusaha melaporkan bahwa hanya sanggup bekerja paling sedikit dalam lima bulan ke depan. Hal tersebut menjadi bukti virus corona telah melemahkan momentum pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Dolar Menguat di Tengah Kekhawatiran Investor Jelang Pilpres AS

Tak hanya itu, lonjakan kasus virus corona baru mencapai rekor di beberapa negara bagian AS, membuat aktivitas ekonomi jadi terhambat.

"Kami masih berpandangan bahwa ekonomi AS sedang melambat, dan itu terjadi pada dolar yang melemah secara nyata," kata Analis Western Union Business Solutions, Joe Manimbo, dilansir dari Reuters, Sabtu (7/11/2020).

Sementara itu, dolar jatuh terhadap yen Jepang, pada level 103,255 yen. Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga berjanji untuk bekerja sama dengan otoritas luar negeri dalam menjaga kestabilan pergerakan mata uang.

Pasalnya, penguatan yen secara luas dipandang sebagai ancaman bagi ekonomi Jepang. Yang pasti, dolar bisa menguat jika penghitungan suara AS terus menggeliat.

Joe Biden berada di ambang kemenangan menjadi Presiden AS, ketika hasil penghitungan suara di Pennsylvania dan Georgia diumumkan. Biden memenangkan 20 suara elektoral Pennsylvania, sehingga menempatkan mantan wakil presiden itu untuk mengamankan kursi kepresidenan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini