Bukan Tenggelamkan Kapal, Ini Jurus Baru KKP Berantas Illegal Fishing

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 19 Desember 2020 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 19 320 2330614 bukan-tenggelamkan-kapal-ini-jurus-baru-kkp-berantas-illegal-fishing-17j1lYmBG1.jpg Kapal (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Direktorat Jenderal PSDKP KKP terus memberantas aksi illegal fishing. Salah satunya adalah dengan menggunakan open-source intelligence untuk mengungkap tindak pidana perikanan.

Baca Juga: Gantikan Edhy Prabowo, Mentan: Tak Boleh Ada Korupsi!

"Penggunaan open-source intelligence sangat penting untuk mengungkap gunung es illegal fishing termasuk tindak pidana lainnya yang terkait dengan illegal fishing," ujar Dirjen PSDKP, Tb Haeru Rahayu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/12/2020).

Baca Juga: Edhy Prabowo Tersangka, Mentan: Ada UU untuk Berikan Sanksi

Melalui open-source intelligence aparat penegak hukum dapat mencari dan menganalisis data dan informasi yang ada di dunia maya, baik yang ada pada jejaring sosial maupun situs-situs nasional maupun internasional. Data yang diperoleh akan mendukung proses penanganan tindak pidana perikanan maupun tindak pidana yang terkait lainnya dengan perikanan.

 

"Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perikanan sebagai salah satu garda terdepan harus mampu melakukan dan mengembangkan analisis dari berbagai sumber data dan informasi," ujar ungkap dia.

Penerapan open-source intelligence semakin memantapkan upaya Ditjen. PSDKP dalam memperkuat aksi pemberantasan ilegal fishing dengan memanfaatkan teknologi dan data. Selain open-source intelligence ini, Ditjen.

PSDKP juga telah menggunakan jaringan Interpol I-24/7 bekerjasama dengan Divhubinter Polri. Jaringan I-24/7 merupakan jaringan komunikasi global INTERPOL yang disebut sebagai Interpol Global Police Communication System (IGCS) yang bekerja selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu, yang digunakan sebagai sarana pertukaran informasi antara negara anggota Interpol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini