Share

Makin Kaya, Harta Miliarder Dunia Naik Rp144.078 Triliun selama Pandemi

Selasa 29 Desember 2020 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 455 2335367 makin-kaya-harta-miliarder-dunia-naik-rp144-078-triliun-selama-pandemi-S9e9aBBSgQ.jpg CEO Amazon Jeff Bezos (Foto: Reuters)

JAKARTA – Harta sejumlah miliarder dunia justru bertambah ketika seluruh negara mengalami pandemi Covid-19. Menurut data bank Swiss, UBS, selama periode April hingga Juli 2020, kekayaan sejumlah miliarder ini bertambah USD10,2 triliun atau sekitar Rp144.078 triliun.

Sebagian besar miliarder diduga meraup keuntungan dari saham yang nilainya pulih setelah mengalami pelemahan saat lockdown global pada bulan Maret dan April.

Baca Juga: Bos Facebook Sebelum Kuliah di Harvard Ditawari Bisnis Kelola McDonald's

Dilansir dari BBC, Selasa (29/12/2020), data UBS juga memperlihatkan, jumlah miliarder bertambah dari 2.158 pada tahun 2017 menjadi 2.189 tahun ini.

Laporan ini dikeluarkan setelah Bank Dunia memperingatkan bahwa pandemi virus corona menyebabkan angka kemiskinan ekstrem untuk pertama kalinya naik dalam kurun lebih dari dua dekade.

Baca Juga: Kisah Mark Zuckerberg, Bos Facebook yang Hampir Jualan Ayam di McDonald's

UBS mengatakan kekayaan para konglomerat naik tajam sebesar 44% selama periode April-Juli. Para miliarder teknologi juga mengalami pertambahan kekayaan yang signifikan, naik sebesar 41%.

Menurut UBS, pandemi Covid-19 mendorong peningkatan permintaan atas barang dan jasa mereka, sementara aturan jaga jarak meningkatkan volume bisnis digital. Miliarder layanan kesehatan juga diuntungkan oleh pandemi karena peralatan kesehatan dan obat banyak dicari.

 

Bos toko online Amazon, Jeff Bezos, adalah salah satu miliarder yang banyak meraup keuntungan selama wabah. Kekayaannya bertambah antara lain karena naiknya harga saham perusahaan Amazon.

Data lain, yang dikumpulkan majalah bisnis Forbes, menunjukkan kekayaan Bezos selama pandemi Covid-19 bertambah 79,8% setara dengan penambahan USD90,1 miliar (sekitar Rp1.200 triliun).

Forbes mengatakan pada Maret 2020, nilai kekayaan bersih Bezos adalah USD113 miliar, sedangkan pada Oktober 2020, kekayannya bertambah menjadi USD203,1 miliar atau sekitar Rp2.880 triliun.

Amazon mengatakan peningkatan belanja online, karena orang banyak berada di rumah akibat karantina wilayah, mendorong penjualan pada pertengahan 2020 naik tiga kali lipat dibandingkan setahun sebelumnya.

Dengan kekayaan tersebut, Bezos dinobatkan menjadi orang terkaya di dunia. Dia bercerai dengan istrinya, MacKenzie Scott, pada 2019 dan harus menyerahkan seperempat saham di Amazon ke Scott. Meski begitu, penyerahan saham ini tidak berpengaruh terhadap predikat Bezos sebagai orang terkaya di dunia. Business Insider menyebut kekayaan Bezos sekitar USD186,6 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini