5 Fakta BLT Emak-Emak Rp200 Ribu

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 320 2339491 5-fakta-blt-emak-emak-rp200-ribu-ODEhZxQ1qB.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperpanjang program perlindungan sosial bagi masyarakat. Bantuan sosial tersebut akan mencapai Rp110,2 triliun yang dialokasikan dalam program pemulihan ekonomi nasional.

Ada beberapa bantuan pemerintah yang diperpanjang, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Berikut adalah fakta mengenai BLT Ibu Rumah Tangga yang dirangkum Okezone, Selasa (5/1/2021).

Baca Juga: Catat, Ini Jadwal Pencairan BLT untuk Emak-Emak

1. BLT Emak-Emak Rp200 Ribu

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan tetap melanjutkan PKH. Rinciannya, kartu sembako yang masing-masing KPM akan mendapatkan Rp200 ribu.

"Kita memang siapkan program PKH untuk para ibu-ibu karena perempuan juga terkena dampak pandemi Covid-19," kata Sri Mulyani seperti dikutip Selasa (5/1/2021).

2. Untuk 10 Juta keluarga

Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan target dan alokasi masing-masing dari bantuan tunai. Termasuk PKH bagi 10 juta KPM. Rinciannya, kartu sembako yang masing-masing KPM akan mendapatkan Rp200 ribu.

3. Dicairkan Setiap 3 Bulan

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan PKH disalurkan setiap 3 bulan sekali, dalam 4 tahap (Januari, April, Juli dan Oktober 2021) melalui Bank HIMBARA (BNI, BRI, Mandiri dan BTN). Dimana untuk bantuan tunai PKH menjangkau 10 juta KPM dengan total anggaran Rp28,71 triliun.

“Pada bulan Januari, PKH akan disalurkan dengan anggaran sebesar Rp7,17 triliun,” kata Risma seperti dikutip laman Kemensos di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

4. Ditransfer bank BUMN

Peluncuran bantuan tunai untuk PKH dan Program Sembako dilaksanakan oleh Bank-Bank milik Negara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN).

“Bagi penerima yang sakit, lanjut usia, dan penyandang disabilitas berat, Bank-Bank tersebut akan mengantarkan langsung ke tempat tinggal masing-masing,” kata Risma.

Begitu juga, lanjut Risma, untuk Bansos Tunai penyerahan bantuannya akan dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia. Serta akan mengantarkan ke tempat tinggal masing-masing bagi keluarga.

5. Pesan Risma ke Emak-Emak

Risma berpesan, penerima PKH agar bijak dan tepat dalam menggunakan bantuan, seperti untuk peningkatan kesehatan keluarga, peningkatan pendidikan anak, dan mengurangi beban keluarga, kebutuhan dasar modal usaha dan sebagian untuk ditabung.

“Program Sembako yang diserahkan dalam bentuk bantuan pangan non tunai hendaknya dibelanjakan di e-warung setempat, untuk bahan pangan Karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sumber vitamin dan mineral,” katanya.

Bansos Tunai yang diberikan kepada non penerima PKH dan Kartu Sembako, agar untuk dimanfaatkan pembelian kebutuhan pokok/bahan makanan, seperti beras/jagung, lauk pauk, sayur mayur, buah-buahan, dan keperluan lain yang bermanfaat dalam menghadapi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini