Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Inflasi 2020 Capai 1,68%, Nomor 3 Sang Biang Kerok

Dian Ayu Anggraini , Jurnalis-Sabtu, 09 Januari 2021 |06:36 WIB
6 Fakta Inflasi 2020 Capai 1,68%, Nomor 3 Sang Biang Kerok
Inflasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

4. Kenaikan Harga Kedelai Impor Juga Ikut Andil Pada Inflasi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga kedelai impor turut memberikan kontribusi pada inflasi tahu dan tempe pada Desember 2020.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, masing-masing mengalami inflasi 0,06% dan 0,05% secara bulanan (month to month/mtm).

5. Jadi indikator ekonomi berjalan lambat

Sementara itu, Bhima mengatakan bahwa inflasi inti atau core inflation bulan Desember menurun ke 0,05%. Hal ini menjadi indikator jika daya dorong pembentukan harga dari sisi permintaan cenderung rendah.

"Jika disimpulkan inflasi yang terjadi sepanjang Desember merupakan indikasi pemulihan ekonomi berjalan lambat," jelasnya.

6. Dorong BI Lanjutkan Kebijakan Moneter Longgar

Meski begitu, inflasi yang rendah ini memberi ruang kepada otoritas khususnya Bank Indonesia (BI) untuk tetap melanjutkan kebijakan moneter longgar dalam rangka mendukung upaya pemulihan ekonomi Nasional.

"BI untuk tetap melanjutkan kebijakan moneter longgar dalam rangka mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional," ujar ekonom Core Piter Abdullah.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement