Jasa Raharja Serahkan Santunan pada Ahli Waris Okky Bisma

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 320 2343201 jasa-raharja-serahkan-santunan-pada-ahli-waris-okky-bisma-PPgyQ6lgfp.jpg Jasa Raharja Serahkan Santunan ke Ahli Waris Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Proses penanganan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak telah mengalami perkembangan baru. Pada Senin 11 Januari 2021, Tim DVI Mabes Polri mengumumkan hasil identifikasi atas salah satu korban yaitu Okky Bisma.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Rahardjo S pun langsung menindaklanjuti hal tersebut dengan menghubungi pihak keluarga untuk memastikan bahwa Ahli Waris dapat menerima penyerahan santunan Jasa Raharja dalam kesempatan pertama, dalam hal ini kepada Istri korban yaitu Aldharefa.

Baca Juga: Jokowi Minta Hak Keluarga Korban Sriwijaya Air Diselesaikan dengan Baik dan Cepat

"Santunan korban meninggal dunia sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 15 Tahun 2017 sebesar Rp50 juta lima langsung diproses pada hari ini Selasa 12 Januari 2021 atau kurang dari 24 jam sejak pengumuman dari DVI Mabes Polri, dengan mekanisme transfer/overbooking ke rekening ahli waris," ujar Budi saat menyerahkan langsung pada Ahli Waris, Selasa (12/1/2021).

Baca Juga: Menhub: Presiden Jokowi Perintahkan Percepat Pencarian Black Box

Jasa Raharja yang tergabung dalam Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG) senantiasa berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono menyebut, pihak RS Polri sudah siap menyerahkan jasad dari crew Flight Attendant tersebut. Namun, pihak keluarga masih menunggu waktu terkait dengan kondisi jenazah keluarganya itu.

"Pada prinsipnya tim DVI telah siap menyerahkan pada keluarga korban. Tapi kami menunggu kesepakatan dari keluarga korban," kata Rusdi di RS Polri, Jakarta Timur.

Rusdi mengatakan, alasan utama jenazah belum juga diserahkan kepada keluarga lantaran masih dimungkinkan ditemukan lagi body part lainnya dari korban.

"Karena salah satu alasannya dimungkinkan masih ada bagian lain dari korban yang bisa ditemukan pada proses pencocokan itu, mungkin keluarga masih menunggu," ujar Rusdi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini