Menanti BLT Gaji 2021, Netizen Malah Galau

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 320 2345598 menanti-blt-gaji-2021-netizen-malah-galau-X7Dk9MgUgz.jpg BLT 2021 Cair. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah sudah memastikan bahwa program Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji akan diteruskan di tahun 2021. Namun, hingga kini belum ada kejelasan dari Kementerian Ketenagakerjaan ihwal kapan waktu pencairan BLT tersebut.

Terbaru, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun menyatakan bahwa pihaknya akan menambahkan anggaran untuk program bantuan tersebut. Namun, hingga kini masih belum jelas kapan dana Rp1,2 juta itu mulai dicairkan kepada masing-masing pekerja yang menerima upah di bawah Rp5 juta.

Baca Juga: Cek Pencairan Bansos Rp300 Ribu di Sini, Anda Terima atau Tidak?

Ketidakjelasan itu diduga karena masih ada yang belum beres dalam hal pencairan BLT pada tahun lalu. Pasalnya, hingga kini masih ada yang protes kalau dirinya hingga hari ini belum pernah menerima BLT, padahal aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan upag per bulannya di bawah Rp5 juta.

"@jokowi Sampai saat ini saya blom dapat blt pak presiden bantuan upah gaji dibawah 5 juta....dari bulan november 2020 sampai sekarang januari 2021," cuit akun Twitter @Nucky02354925 yang dikutip Okezone, Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga: Waspada Penipuan Form Online Banpres Usaha Mikro

Selanjutnya, ada juga yang menanyakan ihwal kapan dicairkan BLT di 2021 ini. Sebab, hingga kini pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BPJS Ketenagakerjaan belum juga memberikan kepastian terkait kelanjutan program tersebut.

"BLT untuk karyawan dengan gaji dibawah 5juta masih lanjut engga?," tulis akun Twitter @rendisaputra_.

"Gw ngerasa bantuan ni sbnarnya siapa sja yg berhak? Klo gw yg gaji dibawah 5 gk dpt bantuan. Yg kaya juga jgn dkasih blt," tulis akun Twitter @ArtaAbadi.


Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) buka-bukaan soal Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa subsidi karyawan atau pekerja tahun ini dengan total Rp2,4 juta.

Berdasarkan laporan Kemnaker, Program Bantuan Subsidi Gaji (BSU) atau BLT subsidi gaji masih dalam proses penyesuaian data dengan Bank BUMN atau Bank Himbara selaku penyalur.

"Penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku bank penyalur, mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai bank sesuai rekening calon penerima sehingga memerlukan waktu," ujar Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Tri Retno Isnaningsih seperti dikutip dari website resmi Kemnaker.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan agar BLT subsidi gaji bagi karyawan maupun pekerja tahun ini bisa disalurkan kembali kepada yang belum menerima manfaat. Kemnaker juga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya melakukan perbaikan sisa data rekening yang belum tersalurkan.

"Hal ini dilakukan sebagai upaya, apabila sisa penerima belum tersalurkan dan dimungkinkan dapat dilanjutkan proses penyalurannya tahun ini," ungkapnya.

Sesuai data Kemnaker, target penerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji sebanyak 12.403.896 orang dengan anggaran sebesar Rp29,76 triliun. Berdasarkan data sementara per 31 Desember 2020, ang

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini