1.048 Pendonor Plasma, Erick Thohir: 400 CC Darah Bisa Selamatkan 2 Nyawa

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 320 2358418 1-048-pendonor-plasma-erick-thohir-400-cc-darah-bisa-selamatkan-2-nyawa-bF1q3mLFn7.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Program plasma BUMN secara serentak digelar di 15 provinsi Indonesia. Tercatat 1.048 pendaftar donor plasma konvalesen berasal dari 66 perusahaan negara di 33 provinsi di Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan, 400 CC darah yang disumbangkan para penyintas Covid-19 akan mampu menyelamatkan dua nyawa manusia dan menekan jumlah kematian akibat Covid-19.

"Insya Allah kerjasama yang dilakukan BUMN dengan PMI bisa terus bergulir karena seperti yang tadi disampaikan Pak Jusuf Kalla, 400 CC (darah) itu bisa selamatkan dua nyawa manusia dan sangat penting untuk terus menekan jumlah kematian akibat Covid-19," ujar Erick.

Baca Juga: Tenaga Kesehatan Divaksinasi, Erick Thohir: Penularan Covid-19 Turun Drastis

Pemerintah mencatat, angka kematian akibat penyebaran Covid-19 di Tanah Air masih tinggi dan mengkhawatirkan. Dari data dia Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN), angka kematian lansia karena Covid-19 mencapai 47,3%.  

Per Minggu kemarin, jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 terus bertambah. Dimana, ada penambahan 163 pasien Covid-19 yang tutup usia pada periode 6-7 Februari 2021.

Baca Juga: Donor Plasma BUMN, Ini Pesan Erick Thohir

Karena itu, Erick berharap program donor plasma BUMN mampu membantu pemerintah dalam menekan angka kematian tersebut. Pemerintah sendiri telah melakukan beberapa inisiasi, termasuk program vaksinasi yang sudah mulai berjalan untuk para tenaga kesehatan (nakes).

"Dan memang ini sangat penting bagaimana kita harus menekan daripada jumlah kematian yang ada di Indonesia. Kalau kita lihat sendiri angka kematian masih tinggi karena itu beberapa inisiasi terus dilakukan pemerintah salah satunya adalah vaksinasi yang sekarang sudah mulai berjalan untuk tenaga kesehatan," katanya.

Program plasma BUMN sendiri merupakan wujud dukungan Kementerian BUMN terhadap gerakan nasional donor plasma konvalesen yang dicetuskan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin. Transfusi plasma konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien Covid-19.

Program tersebut diinisiasi oleh Kementerian BUMN, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan dilaksanakan oleh Satgas BUMN di masing-masing provinsi di Indonesia.

Erick akan mengarahkan sumber daya yang dimiliki perseroan plat merah untuk memfasilitasi pelaksanaan program tersebut. Program ini juga sekaligus mendorong karyawan dan keluarga BUMN yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 untuk membantu pasien Covid-19 lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini