Ada 15 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Siap Disuntik?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2362964 ada-15-juta-dosis-vaksin-covid-19-siap-disuntik-l8mbel7Xex.jpg 15 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disiapkan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) menyediakan 15 juta dosis vaksin Covid-19 per 16 Februari 2021. Jumlah tersebut merupakan hasil produksi 15 bulk atau bahan baku vaksin Sinovac yang diproduksi perseroan.

Setiap 1 batch berisi kurang lebih 1 juta dosis vaksin. Dalam catatan MNC Portal Indonesia, Per 11 Februari lalu, Holding BUMN Farmasi baru masih menyediakan 13 juta vaksin. Dengan begitu, dalam kurun waktu dua hari, perseroan mampu memproduksi 2 juta bulk vaksin.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap II, Bio Farma Distribusikan 7,5 Juta Dosis

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menyebut, 15 juta dosis vaksin akan secara bertahap mendapat Lot Release dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Sampai hari ini kita sudah produksi 15 batch. Artinya 15 juta dosis sudah selesai diproduksi dan secara bertahap akan Lot Release dari BPOM," ujar Honesty dalam konferensi pers virtual Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Menko Luhut Siapkan Tempat Riset Herbal Berkelas Dunia

Per Selasa hari ini, manajemen telah mengantongi izin edar berupa emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat dan Lot Release dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Penerbitan EUA ini merupakan kedua kalinya setelah beberapa waktu lalu BPOM menerbitkan izin serupa untuk vaksin Sinovac.

Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan, penerbitan EUA kedua untuk mendukung percepatan program vaksinasi nasional yang digelar oleh pemerintah.

"Kami akan mengumumkan terbitnya EUA yang kedua untuk vaksin Covid-19. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa alhamdullillah pelaksanaan vaksinasi sudah berjalan dengan baik," kata Penny

Vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap di seluruh daerah di Indonesia untuk menekan penyebaran Covid-19. Tentunya, BPOM dan pemerintah tetap mengedepankan aspek keamanan mutu dan khasiat vaksin yang digunakan dalam vaksinasi nasional

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini