38,5 Juta Orang Divaksin Covid-19 Hari Ini, dari Pedagang hingga Pegawai BUMN

Binti Mufarida, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 320 2363383 38-juta-orang-divaksin-covid-19-hari-ini-dari-pedagang-hingga-pegawai-bumn-YCSWsbkdrT.jpg Vaksinasi Covid-19 (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah berencana akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk para pekerja publik mulai hari ini. Pemberian Vaksin Covid-19 tahap kedua ini diberikan bagi pekerja publik dan melanjutkan vaksinasi bagi Lansia di atas usia 60 tahun.

Program vaksinasi tahap kedua ini akan berlangsung mulai 17 Februari dan diharapkan dapat selesai pada Mei 2021. Total sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai 38,5 juta orang yang terdiri dari 16,9 juta pekerja publik dan 21,5 juta Lansia.

 Baca juga: 55.000 Pedagang Pasar Tanah Abang Bakal Divaksin Covid-19 Hari Ini

Pekerja publik terdiri dari Pendidik (guru & dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, pelayan publik (perangkat desa, BUMN, BUMD, pemadam kebakaran), transportasi publik, atlet, wartawan dan pelaku sektor pariwisata (staf hotel, restoran dan tempat wisata).

Saat ini pemerintah telah memvaksinasi lebih dari 1 juta tenaga kesehatan dalam waktu 1 bulan sejak pertama kali dimulai 13 Februari 2021 lalu.

 Baca juga: BPOM Ungkap Alasan Vaksin Sinovac Tetap Diuji Mutu

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyampaikan vaksinasi ini menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19.

“Kita tahu lansia memiliki beban berat terkait angka kesakitan dan kematian akibat terinfeksi COVID-19, sementara petugas pelayanan publik memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi,” kata Nadia.

Kendati masyarakat sebentar lagi akan mendapatkan vaksinasi, Nadia menghimbau bahwa upaya ini belum cukup. “Vaksinasi, 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak) serta 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) merupakan satu rangkaian utuh yang tidak terpisahkan. Setelah vaksin kita tidak boleh kendor melaksanakan protokol kesehatan,” himbaunya.

Nadia mengatakan masyarakat tidak perlu menunggu SMS pemberitahuan untuk proses vaksinasi COVID-19. Masyarakat bisa langsung datang ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) terdekat.

“Untuk tahapan registrasi nantinya tidak harus menunggu SMS atau pemberitahuan dari aplikasi, namun cukup datang ke fasilitas kesehatan (faskes) dan akan langsung terdaftar di sistem PCare yang sudah kami sediakan sebelumnya,” terangnya.

Nadia mengatakan ada beberapa cara untuk pemberian vaksinasi dalam tahap kedua ini. “Ada beberapa cara untuk pemberian vaksinasi tahap kedua ini nantinya, yaitu berbasis faskes, berbasis institusi, vaksinasi massal di tempat, dan vaksinasi massal bergerak, seperti vaksinasi bagi pedagang pasar yang akan dilakukan di pasar sehingga tidak lagi penerima vaksin harus datang ke faskes,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini