Erick Thohir Beri 3,5 Juta Vaksin ke Swasta

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 320 2366805 erick-thohir-beri-3-5-juta-vaksin-ke-swasta-zgv82mYWkY.jpg Metneri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Vaksinasi Covid-19 kategori gotong royong atau mandiri tersedia pada Maret 2021. Jumlah yang disapkan untuk swasta sebanyak 3,5 juta dosis.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan, ketersediaan vaksin Covid-19 dari Sinopharm dan Moderna ke Indonesia mencapai 20,20 juta dosis. Dua produsen farmasi global itu, masing-masing akan menyediakan 15 juta dan 5,2 juta dosis vaksin.

Baca Juga: 4.000 Perusahaan Daftar Vaksinasi Mandiri ke Kadin

"Untuk (vaksin) gotong royong, kita upayakan di bulan Maret (2021) ini kita akan didapatkan 3,5 juta vaksin," ujar Erick dalam gelaran virtual The Indonesia 2021 Summit, The Future is Now, Leading in The Era of Disruptions, Selasa (23/2/2021).

Meski begitu, pengiriman vaksin akan dilakukan secara bertahap. Sinopharm mulai mendistribusikan vaksin ke Indonesia pada Maret-Juni 2021. Sedangkan Moderna akan mulai mengirim pada Juli-Oktober tahun ini.

Baca Juga: Pengusaha soal Vaksin Gotong Royong, Stafsus Erick: Tak Ambil Jatah Vaksin Gratis

Pemerintah juga memastikan vaksin gotong royong akan diberikan secara gratis. Saat ini ada dua kategori vaksinasi di Indonesia, baik vaksin mandiri atau pun bantuan pemerintah (Subsidi).

Erick Thohir mengatakan, kedua jenis vaksinasi itu akan diberikan secara gratis. Untuk mandiri, skema vaksinasi akan difasilitasi oleh para pemilik perusahaan atau swasta kepada karyawan. Sementara vaksin subsudi ditangani langsung pemerintah.

"Ada dua vaksin, gratis dan vaksin gotong royong, jangan salah artikan, vaksin gotong royong gratis juga. Tapi berikan kesempatan ke swasta yang ingin mengadakan dan bagikan ke pekerjanya yang selama ini sudah bekerja dan loyal kepada perusahaan tersebut," kata dia.

Secara general, pemerintah menargetkan akan ada 360 juta vaksin yang nantinya diberikan kepada 70 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah vaksin itu akan digunakan untuk vaksinasi mandiri dan subsidi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini