Share

Mudik Dilarang, Terminal Kalideres Tunggu Arahan Lanjutan Kemenhub

Sabtu 27 Maret 2021 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 27 320 2385151 mudik-dilarang-terminal-kalideres-tunggu-arahan-lanjutan-kemenhub-wp7qBHgUrJ.jpg Terminal Kalideres. (Foto: Okezone.com/Deni Achmad Kurniawan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA — Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta barat masih menunggu Surat Edaran lanjutan terkait kebijakan larangan mudik 2021.

“Maka dari itu pihak terminal masih menunggu surat edaran dari Kementerian Perhubungan, baru pihak terminal bisa memutuskan langkah yang dilakukan selanjutnya,” ujar Wakil Komandan Regu Dinas Perhubungan Terminal Kalideres, Romy Yansah, di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (27/3/2021).

Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Warganet: Mau Dibiarin Jadi Bang Toyib?

Lebih lanjut, Romy menegaskan bahwa pihak terminal masih belum membuat kebijakan apa-apa sebelum adanya Surat Edaran langsung dari pemerintah. Sejauh ini aktivitas bus Antar kota antar provinsi di Terminal Kalideres, masih berjalan normal.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Larangan Mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021

“Belum yah jadi belum ada kebijakan apapun dari pihak terminal mengenai penutupan terminal atau yang lainnya sampai mendapat surat edaran langsung dari kementrian perhubungan,” ungkap Romy Yansah.

Pemerintah kembali melakukan larangan mudik Lebaran. Dipastikan larangan mudik Lebaran pada 2021 berlaku kepada seluruh masyarakat.

Penegaskan itu berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat dan pegawai pemerintah. "Tahun 2021, mudik ditiadakan, berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Muhadjir menegaskan, larangan mudik berlaku pada 6-17 Mei 2021. Selain itu, dia juga menjelaskan seluruh kementerian dan lembaga akan melakukan komunikasi publik yang baik tentang peniadaan mudik ini.

"Diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan yang ke luar daerah kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak dan perlu," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini