Tren Pemulihan Ekonomi, Sri Mulyani: Saya Yakin Pengangguran Menurun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 320 2417993 tren-pemulihan-ekonomi-sri-mulyani-saya-yakin-pengangguran-menurun-0tL9UtbAop.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini jumlah pengangguran di Indonesia akan kembali single digit. Hal ini didorong oleh naiknya penciptaan lapangan kerja baru.

Tingkat pengangguran di Indonesia awalnya sempat naik di Agustus 2020 mencapai 7,07%. Namun, pada bulan Februari 2021 sudah menurun kembali ke level 6,26%.

Baca Juga: Data Terbaru, Jumlah Pengangguran RI Ada 8,75 Juta Orang

"Saya yakin penggangguran akan menurun di singel double," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (31/5/2021)

Lanjutnya, pemulihan ekonomi yang terjadi mampu memunculkan tren penciptaan lapangan kerja baru. Dia mengatakan saat ini sudah ada 2,61 juta lapangan kerja baru.

Baca Juga: Menaker: Alhamdulillah Kita Bisa Menurunkan Pengangguran 950 Ribu Orang

"Ekonomi Indonesia memang mengalami kontraksi, namun saat ini masuk dalam tren pemulihan dan menciptakan 2,61 juta lapangan kerja baru," bebernya.

Dia menambahkan nerbagai langkah kebijakan dalam program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional diklaimnya telah berhasil menahan dampak negatif pandemi di tahun 2020 dan 2021.

“Momentum ini perlu terus kita dorong agar penghasilan rumah tangga, khususnya yang miskin dan rentan, kembali meningkat. Tingkat kemiskinan diharapkan akan kembali menjadi single digit,” tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 8,75 juta orang.

Sedangkan untuk penduduk usia kerja Indonesia pada Februari 2021 berjumlah 205,36 juta, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Mengutip dari Instagram Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, Kamis (27/5/2021), dari jumlah tersebut penduduk usia kerja tersebut, sebanyak 139,81 juta atau 68,08% adalah angkatan kerja. Sisanya adalah bukan angkatan kerja sebanyak 65,55 juta orang.

Lebih lanjut, rincian dari angkatan kerja tersebut yaitu 131,06 juta atau 93,74% berstatus bekerja dan 8,75 juta atau 6,26% berstatus penganggur terbuka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini