Jurus MNC Bank Jadikan MotionBanking Bank Digital Terbesar di RI

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 278 2433274 jurus-mnc-bank-jadikan-motionbanking-bank-digital-terbesar-di-ri-2xEhbaE8b3.jpg Upaya MNC Bank Dorong Literasi Keuangan Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Inklusi keuangan Indonesia baru 49% dan literasi keuangan mencapai 38% dari total populasi yang ada di Indonesia. Hal ini menjadi tantangan karena lebih dari separuh populasi juga masih unbanked.

"Sebanyak 23% populasi sudah banked, 26% underbanked, dan 51% unbanked (tidak memiliki rekening bank)," ujar Direktur Utama PT MNC Investama Tbk Darma Putra, dalam Webinar HUT Koran Sindo ke-16 sesi I bertajuk "Bank Digital: Solusi Kemudahan Bertransaksi di Tengah Pandemi" di Jakarta, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga: MNC Bank dan Atome Financial Teken Kerjasama Personalisasi Layanan Keuangan Digital

Sebanyak 186 juta lebih individu berada di kelompok pendapatan menengah ke bawah, dengan 29% dari mereka punya akses kredit dan 71% tidak memiliki akses kredit. Begitu pula 63 juta lebih UMKM, 26% memiliki akses kredit dan 74% tidak.

Tetapi, ada peluang yang bisa dilihat, yaitu dari penetrasi internet dan smartphone. Penetrasi internet di Indonesia sudah mencapai 73%, sementara penetrasi smartphone sudah menembus 70% dari populasi.

"Digitalisasi itu inevitable, tidak bisa dihindari. Melalui teknologi, perbankan ke depannya akan berfokus pada customer's journey, personalised banking, tech-based growth, dan diferensiasi produk," ungkap Darma.

Maka dari itu, Motion Banking hadir sebagai solusi perbankan digital di Indonesia. Aplikasi Motion Banking diklaimnya ringan dan mudah digunakan.

Baca Juga: Diskon 15% Beli Paket Data Indosat di MotionPay dari BCAP, Begini Caranya!

"User interfacenya lebih friendly, produk dan fiturnya lengkap, rewardnya menarik, dan juga disertai open banking API," tutur Darma.

Selain itu, Motion Banking menerapkan AI based credit scoring, sehingga nasabah dan calon nasabah bisa mengaplikasikan kartu kredit online (virtual card) sebagai paylater Motion Pay dan transaksi online lainnya.

"Motion Banking juga terintegrasi dengan e-money, e-wallet, e-remittance, pembayaran QRIS, dan poin loyalitas," tambahnya.

Motion Banking pun memiliki roadmap untuk perkembangan ke depannya. Saat ini, Motion Banking sedang menargetkan akuisisi nasabah, juga untuk aplikasi pinjaman online, serta revamp produk dengan cross sell atau bundling media, juga integrasi dan promosi dengan Motion Pay yang sudah berjalan.

"Dalam beberapa bulan ke depan, kami menargetkan akselerasi pertumbuhan profitabilitas dan kelekatan nasabah, dengan adanya AI based credit scoring, bancassurancd, dan sistem loyalty points," ungkap Darma.

Nantinya, di tahap Collaborate, Motion Banking akan ditargetkan menjadi platform yang mencakup Open API Banking, P2P Lending, payment gateway, securities trading dan kustodian, juga termasuk online marketplace, travel, dan ride hailing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini