Erick Thohir Targetkan Pertashop Serap 30.000 Tenaga Kerja

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 320 2459608 erick-thohir-targetkan-pertashop-serap-30-000-tenaga-kerja-7y0Ncb05QS.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengatkan akan ada 10.000 Pertashop di sejumlah daerah yang dibangun PT Pertamina (Persero) dalam tiga tahun kedepan. Keberadaan outlet penjualan BBM dan LPG itu diyakini mampu menyerap 30.000 tenaga kerja baru.

"Kita membangun ekonomi yang seimbang. Dengan 10.000 Pertashop ini, masing-masing 3 pekerja, berarti ada 30.000 pekerja yang tercipta secara langsung," ujar Erick, Senin (23/8/2021).

Untuk memudahkan target 10.000 Pertashop, Pertamina didorong untuk menggandeng dengan pesantren dan pengusaha lokal.

Baca Juga: Erick Thohir: Perempuan-Perempuan Tangguh Pahlawan Ekonomi Keluarga

Sedikitnya terdapat 2.901 Pertashop tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang sudah dan siap beroperasi. Di wilayah Regional Jawa Bagian Tengah sudah ada 443 Pertashop yang berada di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga: Percepat Vaksinasi Covid-19, Erick Thohir Ingin Masyarakat Indonesia Sehat

Pjs. Senior Vice President Pertamina, Fajriyah Usman menyebut, dengan kehadiran Pertashop yang lebih dekat dengan masyarakat dapat membantu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

“Masyarakat di pedesaan yang mayoritas profesinya adalah petani, nelayan, pedagang dan lainnya kini tidak perlu menempuh perjalanan jauh keluar desa untuk mengisi BBM di SPBU, karena kualitas dan harga bahan bakar yang dihadirkan di Pertshop dijamin setara dengan SPBU,” tuturnya.

Fajriyah menambahkan, Pertamina telah mengusung program One Village One Outlet (OVOO), dimana, setiap desa atau kecamatan akan memiliki setidaknya satu lembaga penyalur BBM maupun LPG.

“Kami telah membuka peluang investasi bagi para pengusaha untuk mengelola SPBU mini atau Pertashop, yang tentu nilai investasinya lebih rendah dari SPBU reguler dan bisnisnya sangat menjanjikan,” ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini