Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab IHSG Melemah, Investor Lebih Agresif

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Selasa, 07 September 2021 |17:19 WIB
Penyebab IHSG Melemah, Investor Lebih Agresif
Indeks Harga Saham Gabungan melemah hari ini (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 14,5 poin atau 0,24% ke level 6.112,4 pada perdagangan Selasa (7/9/2021). Adapun valuasi sepekan hingga sebulan menunjukkan indeks masih terpuruk berturut-turut (-0,62%) dan (-1,47%), meskipun secara year to date masih bertengger positif (2,23%).

Dibuka menguat di level 6.135,8, indeks langsung tancap gas menuju titik tertingginya di 6.145,4. Namun, beberapa menit setelah perdagangan dibuka, laju penguatan tak dapat diteruskan, sehingga membuat anjlok hingga akhir sesi dan sempat menyentuh titik terendah di 6.100,9.

Baca Juga: Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Melemah ke 6.112

CEO & Founder ARA Hunter Hendra Martono mengungkapkan ada perubahan pola strategi investor dalam perdagangan di bursa yang lebih ke arah fast-trading.

"Saya lihat sekarang banyak investor jauh lebih agresif, kalau dulu lebih berani buy and hold lebih lama, sekarang yang terjadi cepat mereka keluarnya," terang Hendra dalam 2nd Session Closing, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga: IHSG Sesi I Melemah Tipis ke 6.123

Terkait dengan volume transaksi, Hendra juga menyoroti ada perubahan perilaku investor. "Kalau saya lihat ada perubahan pola, terutama sejak 2021 ini sudah mulai terjadi pergerakan di mana dulu rencana untuk investasi full kini malah tidak berani," tuturnya.

Menurutnya ada kekhawatiran di tengah investor terhadap IHSG mengingat valuasi dari tahun 2018, indeks terpantau minus (-0,70%), 2019 (-2,52%), 2020 (-7,03%),

"Dari berbagai waktu yang lalu kita sempat khawatir indeks bisa lebih parah dari 2020," terang Hendra. Sehingga membuat investor melakukan trading dengan cepat dan tak jarang melirik saham-saham lapis dua dan tiga.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement