Sambungkan Aceh-Lampung dengan Tol, Hutama Karya Butuh Rp547,1 Triliun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 320 2468884 sambungkan-aceh-lampung-dengan-tol-hutama-karya-butuh-rp547-1-triliun-M364GcpfSw.jpg Pembangunan jalan tol trans sumatera (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) membutuhkan dana RP547,16 untuk membangun Ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS). Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Aloysius Kiik Ro menyebut, ke-24 ruas tol tersebut terbentang dari Bakauheni hingga Banda Aceh dengan panjang mencapai 2.813 kilometer (KM).

Saat ini, perseroan masih mengerjakan pembangunan JTTS tahap satu sepanjang 1.064 kilometer dan diproyeksi selesai pada 2023 mendatang. Adapun nilai investasinya sebesar Rp152 triliun.

Baca Juga: Hutama Karya Ditantang Rampungkan Proyek Tahap I Tol Trans Sumatera hingga 2024

"Tahap satu rencananya selesai di tahun 2023 dengan panjang 1.064 kilometer," ujar Aloysius dalam webinar, Kamis (9/9/2021).

HK sendiri sudah menerima penyertaan modal negara (PMN) 2021 sebesar Rp6,2 triliun. Adapun rinciannya, tol Sigli-Banda Aceh senilai Rp3,092 triliun, ruas Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu sebesar Rp2,702 triliun, dan ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sebesar Rp414 miliar.

Baca Juga: Masih Belum Cukup, Hutama Karya Ajukan Tambahan PMN Rp19 Triliun di 2021

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo menyebut, pembangunan jalan tol trans sumatera menjadi salah proyek prioritas pemerintah untuk meningkatkan konektivitas di daerah Sumatera.

"Pembangunan JTTS membutuhkan pendanaan investasi yang sangat besar. Peran BUMN dalam hal ini Hutama Karya yang dipercaya pemerintah untuk membangun JTTS, dimana, Hutama Karya dapat menyelesaikan pembangunan tahap 1 JTTS hingga tahun 2024," tutur Kartika.

Pemegang saham juga mendukung perusahaan yang tengah mengusulkan PMN tambahan 2021 sebesar senilai Rp19 triliun. Anggaran itu proyeksi akan dikucurkan Kementerian Keuangan hingga akhir tahun ini.

Dana tersebut akan digunakan untuk mengoptimalkan pembangunan di delapan ruas JTTS. Diantaranya, ruas Medan – Binjai, ruas Pekanbaru – Dumai, ruas Binjai – Langsa seksi Binjai – Pangkalan Brandan, ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat, ruas Sp. Indralaya – Muara Enim, ruas Kisaran – Indrapura, ruas Sigli – Banda Aceh dan ruas Pekanbaru – Pangkalan.

Dukungan pemerintah terhadap JTTS akan diwujudkan dalam bentuk pendanaan dari Indonesia Investment Authority (INA), dimana, hal itu diharapkan dapat memberikan atraktif untuk meningkatkan nilai investasi dalam negeri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini