Share

Makin Murah! Harga PCR Akan Turun Jadi Rp300 Ribu dan Berlaku 3x24 Jam

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 320 2491446 makin-murah-harga-pcr-akan-turun-jadi-rp300-ribu-dan-berlaku-3x24-jam-zP0FTpfQq1.jpg Harga Tes Covid dengan PCR Akan Jadi Rp300 Ribu. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa harga tes Covid-19 metode Polymerase Chain Reaction (PCR) akan diturunkan hingga Rp300 ribu.

'Kami sampaikan juga bahwa tentang arahan Presiden Jokowi agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp300 ribu dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," kata Menko Luhut dalam evaluasi PPKM secara Virtual, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Naik Pesawat Wajib PCR, Menko Luhut Buka Suara

Luhut mengaku mendapatkan banyak sekali masukan dan kritik dari masyarakat terkait dengan kebijakan PCR sebagai syarat perjalanan untuk pelaku perjalanan udara.

"Perlu dipahami bahwa kebijakan PCR ini diberlakukan karena kami melihat resiko penyebaran yang semakin meningkat karena mobilitas penduduk yang meningkat pesat dalam beberapa minggu terakhir," ujarnya.

Baca Juga: Kapasitas Penumpang Pesawat Boleh 100% tapi Test Wajib PCR, Pengamat: Perlu Dikaji Ulang

Menko Luhut menyampaikan Pemerintah belajar dari banyak negara yang melakukan relaksasi aktivitas masyarakat dan protokol kesehatan, kemudian kasusnya meningkat pesat, meskipun tingkat vaksinasi mereka jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

"Namun, relaksasi kegiatan yang dilakukan di Indonesia sudah cukup banyak meskipun diimbangi dengan protokol Kesehatan yang tinggi. Dengan level kasus yang bisa kita pertahankan rendah, SDM yang kita miliki dapat diarahkan untuk mengejar capaian Vaksinasi," tambahnya.

Tak hanya itu, Luhut mengaku syarat PCR ditunjukkan utamanya untuk menyeimbangkan relaksasi yang dilakukan pada aktivitas masyarakat, terutama pada sektor pariwisata.

"Apa yang dicapai kita bersama hari ini, tentunya bukanlah bentuk euforia yang harus dirayakan. Kelengahan sekecil apapun yang kita lakukan ujungnya akan terjadi peningkatan kasus dalam beberapa minggu kedepan. Dan pastinya akan mengulang pengetatan-pengetatan yang kembali diberlakukan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini