Garuda Indonesia Kembali Diseret ke Pengadilan, Digugat Rp4,4 Miliar!

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 23 November 2021 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 23 320 2506254 garuda-indonesia-kembali-diseret-ke-pengadilan-digugat-rp4-4-miliar-0bC1rewgAq.jpg Garuda Indonesia (Foto: Dokumen Garuda)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali digugat. Kali ini gugatan datang dari PT Prima Raya Solusindo.

Prima Raya Solusindo menggugat Garuda Indonesia di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Jumat, 19 November 2021 dengan nomor perkara 709/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst.

Dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (23/11/2021), Garuda Indonesia dituntut membayar ganti rugi sebesar Rp4,4 miliar. Jumlah itu terdiri dari kerugian materiil sebesar Rp2,96 miliar dan kerugian immateriil senilai Rp1,5 miliar.

Baca Juga: Utang Rp139 Triliun, Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia Harus Dievaluasi

Dalam perkara itu, Prima Raya Solusindo meminta majelis hakim dapat mengabulkan ganti rugi yang dilakukan emiten dengan kode saham GIAA tersebut. Selain Garuda, Prima Raya Solusindo mengajukan gugatan kepada PT Bank BTN dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo.

Adapun pokok perkara yang melatarbelakangi PT Prima Raya Solusindo mengajukan gugatan ke PN Jakarta Pudat sebagai berikut:

Pertama, Prima Raya Solusindo meminta pengadilan untuk menerima dan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya

"Kedua, menyatakan klaim ganti rugi yang diajukan tergugat kepada penggugat tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat karena berubah-ubah, tidak pasti dan tidak didukung dengan bukti hukum yang sah," demikian bunyi keterangan penggugat.

Ketiga, menyatakan tindakan atau perbuatan tergugat yang mencairkan bank garansi milik penggugat kepada turut tergugat I dengan nomor 252/GB/JKJ.1/IV/2018 Nomor Seri GB029373 tanggal 24 April 2018 pada tanggal 17 Oktober 2018 sebagai perbuatan melawan hukum.

Keempat, menyatakan batal demi hukum pencairan bank garansi milik penggugat yang diajukan tergugat kepada turut tergugat. Kelima, menghukum tergugat untuk memberikan ganti rugi kepada penggugat dengan rincian yakni kerugian materiil Rp2.962.553.000 dan kerugian immateriil Rp1.500.000.000.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini