Right Issue BNI, BTN hingga Krakatau Steel, Cek Jadwalnya di Sini

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 278 2510815 right-issue-bni-btn-hingga-krakatau-steel-cek-jadwalnya-di-sini-wZs62nPu2R.jpg BUMN Jadwalkan Rights Issue (Foto: Okezone.com/IDX Channel)

JAKARTA - BUMN memperoleh pendanaan baru melalui rights issue. Hal ini akan dilakukan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

"Krakatau Steel merupakan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi baja, berencana melakukan right issue di akhir 2022," demikian isi dokumen Erick Thohir yang dipaparkan saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (2/12/2021).

Di sektor perbankan, ada PT Bank BNI (Persero) Tbk, dan PT Bank BTN (Persero) Tbk. Aksi korporasi kedua bank Himbara ini, kata Erick, untuk memperkuat Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal. Saat ini, Himbara yang sudah selesai melakukan right issue adalah PT Bank BRI (Persero) Tbk,.

Baca Juga: Daftar BUMN IPO dan Rights Issue 2021-2022

Emiten lain yang akan melakukan HMETD adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, atau SIG.

Selain right issue, pemegang saham juga memastikan sejumlah perusahaan pelat merah akan melakukan initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 2021-2022. Perseroan terdiri dari BUMN dan anak usahanya dari sejumlah klaster.

Perusahan yang akan IPO adalah anak usaha PT Adhi Karya (Persero), PT Adhi Commuter Properti (ADCP). Perseroan akan mencatatkan saham di pasar perdana pada Desember 2021.

Baca Juga: Erick Thohir Keras ke Direksi BUMN Pangan: Yang Ada di Meja Bapak Itu Kerja Keras Petani

Lalu, ada anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Geothermal Energi (Persero). Pemegang saham memastikan IPO dilakukan pada kuartal II-2020 mendatang.

Anak usaha Pertamina lain yang ikut mencatatkan sahamnya di pasar perdana adalah PT Pertamina International Shipping (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (Persero), PT Pembamgkut Listrik Tenaga Uap (Persero), dan PT Pertamina Hilir (Persero).

Sektor Kesehatan, ada PT Indonesia Healthcare Corporation (Persero) dan Bio Farma (Persero). Lalu, BUMN di bidang telekomunikasi, selain PT PT Dayamitra Telekomunikasi atau Mitratel (Persero) yang lebih dulu melakukan IPO, anak usaha Telkom lain yang menyusul adalah PT Telkom Data Center (Persero).

Kemudian, sektor pertanian dan pertambangan, PT EDC and Payment Gateway (Persero), PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero), PT Inalum Operating (Persero), PT MIND ID (Persero), PT Logam Mulia (Persero).

Erick juga memastikan anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) akan melantai di pasar perdana. Pencatatan saham tersebut akan dilakukan oleh anak usaha di sektor kawasan industri. Saat ini konsolidasi dan restrukturisasi tengah dilakukan KRAS.

Adapun ketiga anak usaha KRAS yang paling potensial untuk IPO adalah PT Krakatau Tirta Industri, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Industrial Estate.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini