Penuhi Belanja Infrastruktur di 2020-2024, Pemerintah Minta Bantuan Swasta

Indra Purnomo, Jurnalis · Rabu 15 Desember 2021 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 320 2517403 penuhi-belanja-infrastruktur-di-2020-2024-pemerintah-minta-bantuan-swasta-VQkYdKKlVG.jpg Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Pemerintah mendorong untuk berkolaborasi dengan pihak swasta guna memenuhi belanja infrastruktur periode 2020-2024.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, untuk mencapai visi Indonesia maju di tahun 2045 beberapa tantangan yang diperlukan adalah kebutuhan terhadap belanja infrastruktur sebagai penopang pertumuuhan ekomoni.

Baca Juga: Senang Investasi Luar Jawa Lebih Tinggi, Jokowi: Bukti Infrastruktur Merata di RI

"Terbatasan APBN maupun daerah ini mendorong pemerintah untuk berkolaborasi dengan swasta guna memenuhi belanja infrastruktur pada periode 2020-2024," ujar Airlangga, Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Airlangga berharap pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 akan semakin baik. Pemerintah, lanjutnya, terus mendorong percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) guna menjaga pertumbuhan ekonomi yang konsisten ke depan.

Baca Juga: Arahan Presiden Jokowi, Lanjut Bangun Infrastruktur tapi Lebih Berkualitas

"Tentu dukungan stakeholder menjadi penting, tentu dan saat ini kami mengajak seluruh stakeholder untuk mendorong percepatan proyek-proyek strategis nasional tersebut," katanya.

"Kerjasama tersebut tentu mulai dari Kementerian/Lembaga (K/L), Pemda, swasta, dan masyarakat dan tentu seluruh proyek PSN ini tentu diharapkan bisa bermanfaat maksimal bagi kepentingan rakyat," sambungnya.

Airlangga membeberkan, bahwa keberadaan PSN telah terbukti meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja bagi seluruh rakyat Indonesia. "Di tengah keadaan pandemi Proyek Strategis Nasional yang sudah selesai menciptakan lebih dari 11 juta tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung," bebernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini