Share

Pekerja Lebih Diuntungkan Program JKP atau JHT?

Athika Rahma, MNC Portal · Jum'at 18 Februari 2022 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 18 320 2549330 pekerja-lebih-diuntungkan-program-jkp-atau-jht-rpjKFqTTWg.jpg Pekerja lebih untung JKP atau JHT? (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo membeberkan soal program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) akan seperti apa mekanismenya nanti.

Diketahui, polemik Dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang hanya bisa dicairkan saat berusia 56 tahun menuai pro kontra.

Aturan ini diprotes karena dinilai merugikan pekerja.

 BACA JUGA:Menaker: Tidak Benar Dana JHT Dipakai Pemerintah, Itu Hak Pekerja!

Anggoro mengatakan, pekerja yang terkena PHK kini akan terlindungi oleh JKP.

Dia juga membeberkan manfaat JKP tersebut.

"Manfaat JKP ini adalah uang tunai diberikan selama 6 bulan. Pada 3 bulan pertama sebesar 45% dan bulan berikutnya 25% dari upah yang dilaporkan, dengan batasan maksimal upah Rp5 juta," ujar Anggoro dalam tayangan video, ditulis Jumat (18/2/2022).

Dia menjelaskan kalau JKP ini diberikan 3 kali selama pekerja masih dalam usia produktif.

Lalu, jika melihat data klaim JHT, terbesar berasal dari peserta yang masa kepesertaannya 1-3 tahun.

Bila diasumsikan peserta dengan masa 2 tahun memiliki upah Rp5 juta, kemudian mencairkan JHT, maka dana yang didapat kurang lebih Rp7 juta.

 BACA JUGA:Cair Usia 56 Tahun, JHT Bisa Tekan Angka Kemiskinan Lansia

Namun, jika peserta memanfaatkan JKP, nilai yang didapat Rp10,5 juta.

Tidak hanya itu, lanjutnya, uang JHT milik peserta sebesar Rp7 juta ini akan tetap utuh dan dikembangkan untuk menjamin masa tuanya.

"Jadi kesimpulannya, manfaat tunai JKP lebih baik dibanding JHT jangka pendek," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini