Share

Menteri Basuki Bangun 2 Infrastruktur Air Bersih Tanpa APBN

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Minggu 27 Februari 2022 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 27 320 2553713 menteri-basuki-bangun-2-infrastruktur-air-bersih-tanpa-apbn-KUgGsFLQiZ.jpg Proyek SPAM Karian-Serpong. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memulai konstruksi dua Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan skema Kerja sama antara Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di 2022. Dua SPAM ini dibuat untuk meningkatkan akses air minum bagi masyarakat Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Dua SPAM tersebut yakni SPAM Regional Jatiluhur I (SPAM Jatiluhur) memanfaatkan air baku dari Bendungan Jatiluhur, di Provinsi Jawa Barat melalui Saluran Tarum Barat, dan SPAM Regional Karian-Serpong, memanfaatkan air baku dari Bendungan Karian di Provinsi Banten.

SPAM Regional Jatiluhur I akan menyediakan pasokan air minum sebesar 4.750 liter/detik, yang akan didistribusikan kepada sekitar 380.000 sambungan rumah (SR) atau sekitar 1,9 juta jiwa yang ada di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

Baca Juga: Penampakan Lokasi Bandara Baru IKN Nusantara, Akan Tersambung Tol

Sedangkan untuk pembangunan SPAM Regional Karian-Serpong, dikatakan Menteri Basuki merupakan salah satu proyek terintegrasi pengelolaan sumber daya air, yaitu pembangunan Bendungan Karian, Saluran Air Baku Karian-Serpong (Karian-Serpong Conveyance System) , dan SPAM Regional.

“Ini sumbangan yang tidak sedikit untuk melayani air bersih dan menjamin kualitas air yang lebih baik. Kementerian PUPR sudah melakukan beberapa pembangunan di bidang air minum melalui KPBU misalnya SPAM Umbulan, Semarang Barat, dan Bandar Lampung. Dengan KPBU ini banyak sekali yang mengawasi, sehingga tata kelolanya diharapkan lebih baik. Ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak terus-terusan dibiayai dengan APBN,” tutur Basuki, Minggu (27/2/2022).

Baca Juga: Dapat Rp36,3 Triliun, PUPR Bakal Bangun Jalan Baru Sepanjang 354 Km

Penandatanganan perjanjian KPBU pembangunan dua SPAM tersebut telah dilaksanakan pada awal 2021 lalu. Proyek SPAM Regional Jatiluhur I diprakarsai oleh Konsorsium PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. PT Tirta Gemah Ripah dengan nilai investasi sebesar Rp1,7 triliun dalam masa kerjasama 30 tahun. Konstruksinya dimulai pada Januari 2022 dan ditargetkan rampung Juni 2024.

Sementara untuk SPAM Karian-Serpong diprakarsai oleh Konsorsium Korea Water Resources Corporation (K-Water) – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. LG International. Setelah melalui proses lelang yang dilaksanakan oleh Panitia Pengadaan Badan Usaha Pelaksana SPAM Regional.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Kemudian pada 5 Januari 2021 telah diterbitkan Surat Penetapan Pemenang Lelang (Letter of Award /LoA) kepada Konsorsium Pemrakarsa sebagai pemenang lelang yang ditindaklanjuti oleh Konsorsium pemenang lelang dengan membentuk Badan Usaha Pelaksana (BUP) yaitu PT Karian Water Services.

Total nilai investasi Proyek KPBU SPAM Karian-Serpong sebesar Rp2,43 triliun dengan masa kerjasama selama 33 tahun yang terdiri dari 3 tahun masa konstruksi dan 30 tahun masa operasi. Ditargetkan proses konstruksi akan dimulai pada bulan Mei 2022 sampai dengan bulan Oktober 2024.

Proyek KPBU SPAM Regional Karian-Serpong nantinya dapat menyediakan air minum curah sebesar 4.600 liter/detik kepada 3 (tiga) wilayah, antara lain Provinsi DKI Jakarta sebesar 3.200 liter/detik, Kota Tangerang sebesar 750 liter/detik, dan Kota Tangerang Selatan sebesar 650 liter/detik. Dengan adanya pembangunan SPAM Regional Karian-Serpong ini diharapkan dapat menghasilkan sekitar 368.000 sambungan rumah (SR) untuk memberi layanan air minum kepada sekitar 1,8 juta jiwa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini