Share

Bukan dari Keluarga Orang Kaya, Ini Tips Sukses Bangun Usaha! Dari Jualan Donat Pria Ini Buka Bisnis Travel

Arif Budianto, Jurnalis · Senin 14 Maret 2022 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 14 455 2561516 bukan-dari-keluarga-orang-kaya-ini-tips-sukses-bangun-usaha-dari-jualan-donat-pria-ini-buka-bisnis-travel-Un7u7LTS5g.jpg Tips Sukses Berbisnis. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

BANDUNG - Sukses dalam apapun bisa dilakukan sejak kapanpun. Termasuk dalam suskes berbisnis atau berusaha.

Nico Adhitya, alumni peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjadi seorang entrepreneur yang sukses membangun bisnis dari kreativitas.

Dirinya beceritta banyak tentang perjalanan kariernya. Bagaiama jatuh bangun membentuk usaha yang hingga kini menjadi penopang hidupnya.

 Baca Juga: MotionBanking: Ini 6 Langkah Awal Mudah Bangun Bisnis Pertama Kali

"Awalnya pada 2006 saya sambil kuliah sambil berbisnis. Dari kecil kecilan diajari jualan donat, kemudian titip di angkringan atau warkop. Hingga akhirnya bikin tour travel kecil, " jelas dia, dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Senin (14/3/2022).

Pembelajaran entrepreneur menjadi pelajaran berharga baginya. Bahkan, jiwa entrepreneurnya bisa ditempa hingga dia belajar cara berbisnis lainnya. Dari yang awalnya donat, dia memberanikan diri buka usaha travel agent.

"Dimulai dengan jualan tiket, saat itu selisih Rp5.000 juga sangat berharga. Kemudian merambah umrah dan lainnya. Waktu itu saya ajak teman teman yang memang mayoritas menengah ke bawah, " kata dia.

Baca Juga: Bisnis Datangkan Cuan, Ratusan Sarang Lebah Bernilai Ratusan Juta Dicuri

Jiwa bisnisnya ditempa di Yogyakarta, tak lepas dari kondisi keluarganya. Jiwa entrepreneur lahir karena dia merasa bukan dari keluarga kaya. Orang tuanya haya PNS biasa. Namun, itu menantangnya untuk maju dan sukses.

"Awalnya pelan pelan di yogyakarta serabutan, kemudian bikin tour paket. Setelah itu lebih Jakarta jadi EO kecil kecilan dan akhirnya berhasil punya empat perusahaan, " katanya.

Dia becerita, ke Jakarta awlanya Modal sepeda motor satria butut. Kemudian kos di Mampang. Hingga akhirnya terus berkembang dan punya perusahaan digital agency.

"Kemudian bikin sosial media manajemen. Ini yang sekarang bisa berkembang dan subsidi perusahaan lainnya. Karena sekarang ini hampir semua digital, " imbuh dia.

Dia pun berpesan, membangun uaha tak melulu soal menjadi kaya, tetapi bagaiama niatnya memberi kebaikan bagi keluarga atau orang sekitar. Sehingga sekecil apapun hasilnya, akan dellau disyukuri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini