Dia juga menyebut kalau utang yang dimiliki Indonesia ini lebih terkendali dibanding negara lain.
"Ini dapat dilihat dari defisit anggaran yang sudah turun perlahan dan kembali di bawah 3%. Jadi kenapa utang? karena kita menerima penerimaan saat ekonomi naik lagi. Tahun ini 2 bulan pertama penerimaan di atas 30%, jadi APBN tool, kalau dibutuhkan dia kerja keras dan saat sudah membaik dia disehatkan kembali," ungkapnya.
Baca Selengkapnya: Utang Pemerintah Nyaris Rp7.000 Triliun, Sri Mulyani Ungkap Bahayanya jika Tak Ngutang
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.