Share

Rupiah Hari Ini Berotot, Tekuk Dolar AS ke Rp14.347/USD

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 30 Maret 2022 09:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 30 320 2570135 rupiah-hari-ini-berotot-tekuk-dolar-as-ke-rp14-347-usd-2IHxwhZ8TN.jpg Rupiah tumbuh hari ini. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Nilai mata uang rupiah di pasar spot hari ini dibuka tumbuh atas dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu pagi (30/3/2022). Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 09.15 WIB, mata uang Garuda naik 23 poin atau 0,16% di Rp14.347 per 1 dolar Amerika Serikat.

Pasar uang di kawasan Asia Pasifik sebagian besar menguat atas dolar AS. Data investing menunjukkan dolar Hong Kong naik 0,02% di 7,8259, Won Korea Selatan turun -0,21% di 1.212,08, dan Ringgit Malaysia menguat 0,06% di 4,2095.

Dolar Taiwan tumbuh 0,15% di 28,645, Baht Thailand turun -0,12% di 33,540, Dolar Singapura meningkat 0,08% di 1,3550, dan Yuan China naik 0,08% di 6,3594. Adapun Yen Jepang tumbuh 0,53% di 122,19, Dolar Australia menguat 0,06% di 0,7511, dan Peso Filipina tumbuh 0,01% di 51,963,

 BACA JUGA:Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp14.345/USD Jelang Akhir Pekan

Indeks dolar yang mengukur kinerja sejumlah mata uang lainnya bergerak koreksi -0,20% di 98,20. Harapan atas pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina memberi dorongan positif bagi euro, setelah mata uang Benua Biru itu terpukul dalam beberapa pekan terakhir.

Seperti diketahui, Rusia sepakat untuk mengurangi operasi militer di sekitar Kyiv, sementara Ukraina mengusulkan status netral. Pasar menilai hal ini sebagai tanda kemajuan dalam negosiasi tatap muka di Istanbul, Turki.

"Setidaknya kedua belah pihak berbicara," kata ahli strategi Commonwealth Bank of Australia, Joe Capurso, dilansir Reuters, Rabu (30/3/2022).

Upaya kedua negosiator tersebut juga turut mendongkrak kinerja mata uang yang sensitif seperti dolar Australia dan Selandia Baru.

"Kabar baik tentang perang akan menguntungkan euro lebih dari mata uang lainnya mengingat kedekatan Eropa atas konflik dan ketergantungan terharap energi Rusia," pungkasnya.

 BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp14.346/USD Ditopang Melonjaknya Harga Komoditas

Sementara itu yen Jepang masih stabil kendati sempat tertekan hingga 125 atas dolar AS. Bank of Japan (BOJ) tampak masih dovish terkait pembelian surat utang negara demi menahan yield obligasi tetap di bawah 0,25%.

"Ada risiko untuk USD/JPY hari ini. Angka 125,00 akan terus menjadi level resistensi yang baik," kata Sophia Ng, seorang analis di MUFG Bank di Singapura.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini