Share

Pertalite Tetap dan Pertamax Naik, Pertamina Paling Terakhir Sesuaikan Harga BBM

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 11 April 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 320 2576957 pertalite-tetap-dan-pertamax-naik-pertamina-paling-terakhir-sesuaikan-harga-bbm-V6a3jEoPg7.jpg Pertamina Soal Penyesuaian Harga BBM. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan Pertalite sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), harganya tetap terjangkau di kisaran Rp7.650 per liter. Begitu juga dengan biosolar harganya disubsidi pemerintah sehingga tetap Rp5.150 per liter.

Pertamina mengatakan hal ini berkontribusi nyata untuk menjaga daya beli masyarakat dengan menyesuaikan harga Pertamax yang masih jauh di bawah harga keekonomiannya yang sekitar Rp16.000. Dengan penyesuaian menjadi Rp12.500 per liter, maka Pertamina masih menanggung selisih harga jual Pertamax sebesar Rp3.500 per liter.

Baca Juga: Peringatan! Perusahaan Tambang Diminta Stop Gunakan Solar Subsidi

Pertamina menyadari, di tengah kondisi global saat ini, tetap harus menjadi katalisator dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya dengan menjaga keseimbangan antara daya beli masyarakat dan memastikan kemampuan keuangan perusahaan dalam rangka menjamin suplai BBM kepada seluruh masyarakat sampai ke pelosok negeri.

Besaran penyesuaian harga Pertamax yang dilakukan Pertamina mendapat apresiasi dan dinilai banyak pihak telah mempertimbangkan masyarakat karena masih jauh dari nilai keekonomian. Pasalnya, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamina menyadari kondisi daya beli masyarakat, sehingga tidak menjual harga BBM Non Subsidi dengan harga tinggi, mengambil batas atas sebagaimana yang ditentukan dalam formulasi penentuan harga BBM Umum.

Baca Juga: Tak Disangka! Harga BBM Indonesia Lebih Murah Dibanding Negara Tetangga, Nih Buktinya

Secara historis, selama ini pun harga BBM Pertamina selalu kompetitif atau selalu lebih rendah dibanding SPBU lain yang beroperasi di Indonesia.

"Kita bandingkan ketika harga Pertamax (RON 92) dilakukan penyesuaian, maka harga BBM sejenis yang dijual SPBU lain harganya jauh di atas Pertamina, bahkan sampai lebih dari Rp16.000 per liter," ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Jakarta, Senin(11/4/2022).

Perbedaan harga juga terlihat untuk BBM Non Subsidi jenis Pertamax Turbo (RON 98). Harga di SPBU Pertamina Rp14.500 per liter sementara SPBU lainnya ada yang menjual dengan harga Rp18.040 per liter.

Selain dari sisi harga BBM yang kompetitif, secara timing pun penyesuaian harga BBM yang dilakukan Pertamina biasanya paling akhir. Padahal operator SPBU lainnya sudah sejak beberapa bulan sebelumnya melakukan beberapa kali penyesuaian harga.

"Karena sebagai BUMN, Pertamina harus memperhitungkan penyesuaian harga BBM dengan matang dan penuh pertimbangan. Meskipun penyesuaian harga BBM Non Subsidi merupakan kewenangan setiap operator SPBU, tetapi Pertamina harus mempertimbangkan faktor sosial ekonomi masyarakat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini